(deviantart/sarahigu05)
(deviantart/sarahigu05)

Tari Topeng CIREBON (PANCA WANDA)

Diposting pada

Tari Topeng Panca Wanda berasal dari Kota Cirebon, Jawa Barat, dan sudah ada sejak zaman pra sejarah. Tarian ini berhubungan erat dengan penyebaran agama Islam.

Setelah Islam masuk pada masa Sunan Gunung Jati, tepatnya pada 1470, Cirebon dijadikan sebagai pusat penyebaran agama Islam. Kemudian tari topeng pun digunakan sebagai media untuk mengenalkan agama Islam bersama dengan seni pertunjukan lain.

Sesuai namanya, tarian ini dimainkan dengan mengenakan topeng atau kedok sebagai aksesoris utama. Tari topeng tidak hanya menyuguhkan keindahan dalam gerak, namun juga sarat akan simbol-simbol penuh makna.
Simbol-simbol ini direpresentasikan dalam bentuk topeng, jumlah topeng, hingga jumlah gamelan pengiringnya. Makna yang disampaikan dalam tari topeng meliputi nilai kepemimpinan, cinta, dan kebijaksanaan yang disampaikan melalui media tari. Tari topeng di Cirebon diiringi dengan gamelan dan biasanya dilakukan di bale (panggung) atau tempat terbuka lain dengan penari berada di bagian tengah. Obor atau sinar bulan langsung biasanya dijadikan sebagai alat penerangan dengan diiringi musik khas Cirebon.

Adapun Topeng Cirebon yang paling pokok digunakan dalam pementasan Tari Topeng Panca Wanda yaitu ada lima, topeng tersebut merupakan cerminan dari sifat manusia.

  • Topeng Panji

Identik dengan wajah yang putih bersih melambangkan kesucian bayi yang baru lahir, dan tidak terpengaruh dengan unsur duniawi. Meskipun diiring dengan musik yang penuh dinamika, namun gerakan pada tarian ini sederhana, halus, dan lembut.

  • Topeng Samba (Pamindo)

Topeng anak-anak yang berwajah ceria, lucu, dan lincah. Menunjukkan hidup bahagia dan selalu ceria.

  • Topeng Rumyang

Wajahnya menggambarkan seorang remaja. Gerakan tariannya pun lebih tegas dan terstruktur dari jenis topeng sebelumnya.

  • Topeng Patih (Tumenggung)

Topeng ini menggambarkan orang dewasa yang berwajah tegas, berkepribadian, serta bertanggung jawab. Irama gerakannya sudah seperti orang yang tenang, mantap, dewasa, dan mencerminkan kegagahan mulai dari gerakan tangan hingga kaki.

  • Topeng Kelana (Rahwana)

Topeng yang menggambarkan seseorang yang sedang marah dan penuh ambisius. Selain itu topeng ini juga menggambarkan orang yang sedang mabuk, tertawa terbahak-bahak dan sebagainya. Gerakan tariannya juga lincah, bertenaga dan bersemangat.

sumber : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.