Memahami Bisnis Retail dan Karakteristiknya
Memahami Bisnis Retail dan Karakteristiknya

Memahami Bisnis Retail dan Karakteristiknya

Diposting pada

Cirebonshare.comMemahami Bisnis Retail dan Karakteristiknya. Di era perkembangan ekonomi yang semakin maju ini, tentu Anda sudah cukup sering mendengar mengenai bisnis ritel.

Bahkan bisa jadi, Anda ingin memulai bisnis ritel Anda sendiri saat ini. Jika memang demikian, sudahkan Anda memahami dan mengerti lebih dalam apa itu retail dan fungsinya?

Di zaman serba canggih sekarang ini kita dapat menemukan berbagai informasi binis dengan sangat mudah, hanya dengan menggunakan smartphone saja.

Sepertihalnya bisnis ritel yang sekarang akan kita bahas ini. Banyak nya orang yang masih belum mengetahui tentang apa itu bisnis ritel. Simak sebagai berikut:

Baca Juga :Dampak Kegagalan Proses Bisnis Menurut Para Ahli

Apa Itu Bisnis Ritel

Sebelum berbicara secara dalam lagi mengenai bisnis ritel, amat penting bagi Anda untuk mengetahui apa itu bisnis ritek secara jelas dan gamblang untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai bisnis ini sebelum terjun secara langsung di dalamnya.

Pada dasarnya, bisnis ritek adalah bisnis yang melibatkan penjualan barang atau sebuah jasa kepada konsumen dalam jumlah satuan atau eceran. Konsumen yang membeli produk atau jasa secara eceran ini bertujuan untuk mengonsumsinya atau menggunakan secara pribadi dan tidak menjualnya kembali.

Bisnis ritel berbeda dari bisnis grosiran. Konsumen bisnis ritel tidak menjual kembali produk yang telah di belinya, sementara konsumen bisnis grosir menjual kembali produk yang telah di belinya. Hal ini berdampak besar pada harga barang yang di tawarkan di level ritel dan grosir.

Lantas bagaimana rantai persediaan barang pada bisnis ritel berjalan? Tentu Anda wajib memahami ini jika ingin terjun di bisnis ritel. Rantai persediaan barang bisnis ritel terdiri dari prosuden, grosiran, peritel, dan konsumen.

Baca Juga :Pengertian Bisnis Yang Tercantum Di Asas Asas Manajemen Perkantoran Terlengkap

Produsen secara langsung berhubungan dengan bisnis grosir, kemudian bisnis grosir menjual pada peritel, lalu peritel menjualnya kembali pada konsumen yang menggunakan produk tersebut secara langsung.

Karakteristik Bisnis Ritel

Memahami dengan baik apa itu bisnis ritel dan tahu benar apa fungsinya tidak serta merta membuat seseorang mampu menjalankan bisnis ritel dengan baik.

Jika Anda sungguh-sungguh ingin terjun dalam dunia bisnis ritel, Anda perlu memahami karakteristik bisnis ritel secara utuh. Dengan memahami secara utuh karakteristik bisnis ritel, Anda bisa memikirkan strategi yang sangat tepat untuk memahaminya.

Berikut ini beberapa karakteristik yang penting bagi bisnis ritek yang harus wajib Anda ketahui sejak sebelum memulai bisnis. Bahkan ketika bisnis sudah berjalan nantinya, Anda dapat melakukan perubahan dan penyesuaian untuk memastikan keberlangsungan bisnis Anda.

  1. Bisnis ritel menjual barang dalam jumlah satuan

Dalam menjual barang, bisnis ritel melakukannya dalam jumlah satuan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan bagaimana mempromosikan barang untuk menarik minat pembeli.

Cara memperomosikan barang pun harus bisa menjelaskan fitur dan keuntungan yang di miliki produk yang bersangkutan entah itu secaraa gambalng dan panjang lebar, atau secara singkat, padat, dan jelas.

Karena menjual barang dalam jumlah satuan, bisnis ritel juga harus menyediakan stok barang untuk konsumen. Kunci penting dari menyediakan stok barang adalah bagaimana peritel dapat menyediakan barang kapan pun konsumen membutuhkannya.

  1. Bisnis ritel berhadapan secara langsung dengan konsumen

Sebagai akhir dari rantai persediaan barang, maka bisnis ritel akan berhadapan dan berhubungan langsung dengan konsumen. Bisnis ritel perlu memiliki suatu sistem dan proses pembayaran produk yang tidak ribet, cepat, dan mudah.

Terjun di bisnis ritel juga berarti perlu memahami persaingan harga pasar agar bisa memberikan harga terbaik bagi konsumen dan mendapatkan profit yang maksimal. Terdapat banyak bisnis ritel yang memberikan layanan lebih dalam meraih konsumen seperti menyediakan toko offline dan online, konsultasi belanja, dan banyak hal ekstra lainnya.

  1. Bisnis ritel memiliki jenis sesuai kebutuhan konsumen

Dengan karakteristik bisnis ritel yang melayani konsumen dalam jumlah masif dan tak jarang melibatkan banyak produk di dalamnya, maka secara otomatis bisnis ritel terbagi dalam beragam jenis. Berikut jenis-jenis bisnis ritel yang perlu Anda ketahui:

  1. Toko serba ada

Disebut toko serba ada (grocery store0 karena jenis bisnis ritel ini menyediakan banyak kategori produk yang umumnya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari konsumen.

Beberapa kategori produk yang tersedia antara lain makanan segar, makanan kalengan, snack, minuman, komestik, kebutuhan dapur, kebutuhan kamar mandi, serta kebutuhan rumah tangga lainnya. Contoh fisik dari toko serba ada adalah departement store, supermarket, mini-market dan lain sebagainya.

  1. Toko khusus yang menjual satu jenis produk atau layanan saja

Selain toko yang serba ada, ada pula toko khas yang hanya menjual satu produk atau layanan saja meski kadang tidak terbatas pada satu merek produk saja.

Bisnis ritel ini biasanya memiliki rentang kategori yang sempit namun fokus. Beberapa contohnya adalah bengkel, shwroom mobil, restoran, toko obat, toko mainan, toko perhiasan, toko pakaian, dan masih banyak lainnya.

  1. Pengecer non-toko

Kemajuan teknologi, khususnya dalam bidang komunikasi dan internet, menghasilkan jenis bisnis ritel baru yang terus berkembang setiap harinya yaitu pengecer non-toko. Mereka yang terjun di bisnis ritel non-toko memanfaatkan email, website, aplikasi mobile, hingga telepon untuk menjual produk eceran mereka.

Nah, di atas ulasan yang sudah kami sampaikan mengenai Memahami Bisnis Retail dan Karakteristiknya. Semoga Anda memahami nya sebelum terjun ke dunia bisnis.

7 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *