Alasan Ayah Kandung dan Ibu Tiri di Bekasi Tega Pasung Anak ini Penjelasannya
Alasan Ayah Kandung dan Ibu Tiri di Bekasi Tega Pasung Anak ini Penjelasannya

Alasan Ayah Kandung dan Ibu Tiri di Bekasi Tega Pasung Anak ini Penjelasannya

Diposting pada

Cirebonshare.com – Kapolres Metro Bekasi Kompol Hengki yang mengatakan bahwa ayah dan ibu tersebut beralasan tentang anak mereka yang berinisial R memiliki perilaku nakal sehingga mereka harus melakukan itu.

Ayah kandung berinisial P yang memiliki anak kandung R, sedangkan ibu berinisial A adalah ibu tiri R yang menikah dua tahun lalu.

Polisi mengungkap alasan orangtua berinisial P dan Aa mengabaikan R yang menggunakan rantai.

Dikutip pada Sabtu (23/7) “Jadi katanya anaknya nakal banget, tapi intinya mereka tidak bertanggung jawab” kata Hengki di Kapolsek Kota.

Diketahui P saat ini bekerja sebagai driver atau driver online. Sedangkan ibunya A adalah seorang pegawai swasta.

Bahkan Hengki juga berpendapat bahwa penelantaran dan kekerasan terhadap anak R bukan karena ekonomi. Karena kedua orang tua R saat ini bekerja.

Bahkan R juga mengalami kekerasan dan berakhir dirantai menggunakan rantai. Yang mana kekerasan itu dilakukan oleh kedua orang tuanya yang kini menjadi tersangka.

Hengki berkata “Jadi dua orang itu telah melakukan kekerasan terhadap anaknya R”.

Hengki mengatakan hasil pemeriksaan penelitian yang sering tidak memberikan asupan gizi yang cukup dan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan.

Ia menduga kasus penelantaran yang dilakukan kedua orang tuanya sudah berlangsung lama, hal itu dikarenakan kondisi R yang menjadi korban dinilai mengkhawatirkan.

Yang sudah diketahui adalah kondisi anak R. Kondisinya sudah kurus bahkan tidak tumbuh dengan baik, buktinya hanya tangannya.. tidak mungkin. ini sudah lama terjadi, katanya.

Klarifikasi Ayah P dan Ibu A Ketika di Penjara

Ketika mereka mengenakan pakaian penjara. Mereka meminta maaf “Saya minta maaf dan sangat menyesal” di mana mereka sudah dicurigai penelantaran dan kekerasan anak.

Dilansir dari Detikcom, ayah P mengaku beberapa waktu terakhir ini ayahnya dipukuli anak R, dia malu karena anak R sering meminta makanan dari tetangganya.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa putra R ingin menyakiti neneknya. Dan P juga mengatakan bahwa dia tidak ingin hal ini terjadi lagi.

Ayah P berkata, “Sebenarnya, saya mengikatnya karena suatu alasan. Sebelumnya, selain dia pergi ke tetangga untuk meminta makanan, dia juga hampir melukai neneknya, itu yang saya khawatirkan karena kejadian itu mungkin terjadi. lagi.

Penutupan:

Demikian pembahasan yang telah kami berikan. Semoga dengan pembahasan ini anda dapat mempelajari tentang tragedi seorang anak yang ditelantarkan oleh kedua orang tuanya.

Dan jangan lupa untuk selalu mengunjungi artikel ini dan website kami. Karena dengan mengunjungi artikel kami anda akan selalu menemukan informasi terupdate.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *