Komunikasi Harus Menimbulkan Rasa Puas Dari Pihak Yang Berwenang
Komunikasi Harus Menimbulkan Rasa Puas Dari Pihak Yang Berwenang

Komunikasi Harus Menimbulkan Rasa Puas Dari Pihak Yang Berwenang

Diposting pada

cirebonshare.com- komunikasi harus menimbulkan rasa puas dari. Sebagai makhluk sosial, komunikasi merupakan faktor penting dalam kehidupan manusia.

Karena aktivitas komunikatif terjadi ketika manusia berinteraksi dengan manusia lain, maka dapat dikatakan bahwa komunikasi terjadi sebagai akibat dari hubungan sosial.

Pengertian ini berarti bahwa komunikasi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, baik secara individu maupun secara kelompok.

Kata bahasa Inggris untuk berkomunikasi atau berkomunikasi berasal dari kata Latin communis, communico, communication, atau communicare, yang berarti hal yang sama, untuk melakukan (untuk melakukan bersama) hal yang sama.

Istilah pertama (communis) adalah akar kata komunikasi yang paling umum dan akar Latin serupa lainnya. Komunikasi menunjukkan bahwa pikiran, makna, atau pesan dibagikan secara setara.

Komunikasi yang sukses dan efektif membutuhkan lebih dari sekadar memahami proses, itu melibatkan penerapan pengetahuan secara kreatif.

Komunikasi dianggap efektif jika berlangsung dua arah, yaitu jika makna yang dirangsang sama atau mirip dengan yang dimaksudkan oleh komunikator atau pengirim pesan.

Pemahaman Berelson dan Staliner tentang komunikasi, dikutip Fisher dalam bukunya Communication Theory, adalah penggunaan simbol, kata, angka, grafik, dll untuk menyampaikan informasi, ide, perasaan, keterampilan, dll. (Fisher, 1990:10) Sedangkan menurut Effendy (1984:6), komunikasi adalah suatu peristiwa yang menyampaikan pikiran manusia.

Dari pengertian tersebut dapat kita simpulkan bahwa komunikasi adalah proses penyampaian pesan yang dapat berupa pesan seperti informasi, ide, emosi, dan kemampuan.

Dari Suatu Tindakan Yang Dilakukan Pada Media Tertentu

Harold Lasswell, dalam bukunya The Structure and Function of Communication in Society (Effendy, 2005:10), mengemukakan bahwa cara yang baik untuk menggambarkan komunikasi adalah dengan menjawab pertanyaan:

Elemen Komunikasi Menurut Harold Laswell dalam buku Deddy Mulyana Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar, komunikasi adalah “siapa mengatakan apa, pada saluran apa, kepada siapa, dan dengan efek apa”.

1. Sumber

Nama lain dari sumber adalah pengirim, komunikator, pembicara, pembuat kode, atau pencetus.

Pihak yang mengambil inisiatif atau membutuhkan komunikasi. Sumber dapat berupa individu, kelompok, organisasi perusahaan, dan bahkan negara. Sumber informasi yang perlu dikomunikasikan dalam suatu organisasi meliputi:

a. Komunikasi antara bawahan dan atasan
b. Komunikasi antara karyawan dan pengguna jasa
c. Komunikasi antar karyawan

2. Pesan (say thing/message)

disampaikan/disampaikan dari sumber (komunikator) atau isi informasi kepada penerima (komunikasi). Ini adalah seperangkat simbol verbal/non-verbal yang mewakili perasaan, nilai, dan gagasan/niat Sumber. Sebuah pesan memiliki tiga komponen. Yaitu makna, simbol-simbol yang menyampaikan makna, dan format/struktur pesan.

3. Melalui saluran mana

Menyampaikan pesan secara langsung (tatap muka) atau tidak langsung (melalui media cetak/elektronik) dari komunikator (sumber) kepada komunikator (penerima).

4. Penerima ( Kepada/Penerima)

Melakukan banyak orang seperti melakukan atau bikin gru, organisasi, negara yang menerima pesan dari pengirim. Itu disebut target (target) pendengar (listener) audiens (audience) komunikan interpreter (decoder).

A. Efek (dengan efek apa)
Efek/Efek yang terjadi pada pemancar (penerima) setelah menerima pesan dari pengirim. B. Perubahan sikap, peningkatan pengetahuan, dll.
Berdasarkan paradigma Laswell, komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikator melalui media yang menghasilkan efek tertentu.

B. Komunikasi Efektif

Memahami Dan Mempengaruhi Faktor-Faktor Komunikasi Efektif

Komunikasi adalah kegiatan penyampaian informasi, baik lisan maupun tulisan. Namun, tidak semua orang dapat berkomunikasi dengan baik.

Beberapa orang mungkin dapat menyampaikan semua informasi secara lisan tetapi tidak secara tertulis, dan sebaliknya. Komunikasi yang efektif terjadi ketika pesan yang disampaikan oleh komunikator diterima dengan cukup, atau sama baiknya, oleh komunikator dan tidak disalahpahami.

Komunikasi yang efektif berarti bahwa komunikator dan komunikator memiliki pemahaman yang sama tentang pesan. Oleh karena itu, dalam bahasa asing, kita berbicara tentang komunikasi terkoordinasi.

H. Kedua belah pihak dalam komunikasi memahami pesan yang disampaikan. Menurut Steward L Menurut Tubbs dan Sylavia Moss, komunikasi yang efektif ditandai dengan membawa pengertian, kesenangan, mempengaruhi sikap, membina hubungan sosial yang positif, dan pada akhirnya mengarah pada tindakan.

Menurut Wikipedia, komunikasi yang efektif adalah pertukaran informasi, ide, dan perasaan yang menghasilkan perubahan sikap yang membentuk hubungan positif antara pengirim pesan dan penerima pesan.

Ukuran efektivitas proses komunikasi adalah tercapainya tujuan pengirim pesan. Suatu pesan yang disampaikan secara tepat dan akurat sesuai dengan keinginan komunikator menunjukkan bahwa komunikasi tersebut efektif.

Dari uraian di atas, komunikasi yang efektif adalah pertukaran informasi, ide, perasaan, dan sikap antara dua individu atau kelompok, yang hasilnya sesuai dengan harapan dan perubahan sikap antara pihak-pihak yang terlibat. memimpin. komunikasi.

Agar komunikasi menjadi efektif, faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi harus dipertimbangkan. Menurut buku Hubungan Masyarakat Efektif Scoot M Cultip dan Allen, faktor-faktor ini disebut “Tujuh Komunikasi”.

Keandalan

Keandalan berjalan seiring dengan kepercayaan. Seorang komunikator yang baik harus kredibel agar pesan yang disampaikan dapat tersampaikan dengan tepat sasaran.

Lainnya terkait dengan kredibilitas, seperti kualifikasi dan keahlian seseorang. Misalnya, dokter dianggap dapat dipercaya ketika berbicara tentang kesehatan.

Konteks

Konteks adalah kondisi di mana komunikasi berlangsung. Agar komunikasi menjadi efektif, konteks yang tepat adalah yang menarik perhatian komunikator.

Isi

Isi pesan adalah isi atau inti isi yang harus disampaikan kepada khalayak. Komunikasi efektif bila isi pesan mengandung sesuatu yang bermakna dan penting yang harus diketahui oleh komunikan.

Kejelasan

Pesan yang jelas dan tidak menimbulkan multitafsir adalah kunci keberhasilan komunikasi. Kejelasan informasi penting untuk mengurangi dan menghindari risiko kesalahpahaman di pihak komunikator.

5 Kontinuitas dan Konsistensi

Komunikasi yang sukses membutuhkan penyampaian pesan atau informasi yang berkesinambungan atau berkesinambungan. Misalnya, pesan-pesan pemerintah yang mendorong masyarakat untuk menggunakan kendaraan umum daripada mobil pribadi terus-menerus disiarkan di berbagai media untuk memantapkan pesan tersebut di benak masyarakat dan mempengaruhi perilaku masyarakat.

Khalayak

Komunikasi berhasil bila penerima pesan memahami dan bertindak atas isi pesan. Tingkat pemahaman seseorang tergantung pada beberapa faktor, antara lain latar belakang pendidikan, usia, dan status sosial.

1. Saluran Distribusi

Selain berbicara langsung kepada publik, ada metode komunikasi lain – penggunaan media. Bentuk media komunikasi yang paling umum digunakan saat ini adalah media cetak atau elektronik. Pertimbangkan dengan cermat pilihan media yang sesuai dan tepat sasaran agar komunikasi Anda tidak sia-sia.

2. Teknik Perpesanan yang Efekti

Pesan adalah apa yang dikirim dari pengirim ke penerima. Pesan adalah seperangkat simbol verbal atau nonverbal yang mengungkapkan perasaan, nilai, ide, atau maksud dari sumber.

Sebuah pesan memiliki tiga komponen: makna, simbol yang digunakan untuk menyampaikan makna, dan bentuk atau struktur pesan. Lambang yang paling penting adalah kata atau bahasa yang dapat mengungkapkan objek, gagasan, dan perasaan baik dalam bahasa lisan maupun tulisan.

Bahasa memungkinkan kita untuk berbagi pemikiran kita dengan orang lain. Yang terpenting dalam komunikasi adalah bagaimana pesan yang disampaikan oleh komunikator memiliki efek atau pengaruh tertentu terhadap komunikator.

Ada banyak cara untuk menyampaikan pesan. tatap muka atau media komunikasi. Agar dapat berkomunikasi secara efektif, perlu dirancang cara penyampaian pesan dan informasi yang cermat sesuai dengan karakteristik komunikasi dan situasi lingkungan sosial. Jalaluddin Rakhmat mengatakan, keberhasilan komunikasi sebagian bergantung pada kekuatan pesan.

Pesan dapat digunakan untuk mengontrol sikap dan perilaku komunikasi Anda. Memungkinkan proses komunikasi berjalan efektif.

Bagi komunikator, pesan yang ingin disampaikan memiliki isi yang jelas, namun pengelolaan pesan harus diperhatikan. Pesan Anda harus selaras dengan komunikasi target Anda.

Dalam konteks ini, komunikator harus terlebih dahulu berkomunikasi dengan dirinya sendiri, berbicara pada dirinya sendiri, bertanya pada dirinya sendiri, bertanya pada dirinya sendiri untuk dapat menjawab dirinya sendiri.

Setelah komunikasi yang akan disampaikan jelas dan media yang dibutuhkan ditentukan, sekarang saatnya untuk mengatur pesan.

Pesan satu sisi (satu sisi) atau dua sisi (kedua sisi). Ini ada hubungannya dengan organisasi pesan. Organisasi pesan satu arah adalah mode komunikasi di mana komunikator hanya menyampaikan pesan yang mendukung tujuan komunikasi. Pesannya dua sisi.

H. Sanggahan disajikan di samping pesan yang mendukung, sehingga komunikator diharapkan untuk menganalisis pesan itu sendiri, Anda harus menyesuaikan dengan detailnya.

Wilbur Schramm pernah menunjukkan apa yang disebut kondisi sukses komunikasi dalam bukunya How.

A. Communication Works.

  • Pesan harus menggunakan simbol-simbol yang mengacu pada pengalaman yang sama antara komunikator sehingga dapat dipahami oleh keduanya.
  • Pesan Anda harus membangkitkan kebutuhan pribadi komunikator Anda dan menyarankan beberapa cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
  • Pesan, ketika diminta untuk tanggapan yang diinginkan, HARUS menyarankan cara untuk memenuhi kebutuhan yang sesuai dengan konteks kelompok di mana komunikator menemukan dirinya sendiri. Berkomunikasi menghadapi kesulitan ketika komunikasi yang disampaikan tidak menguntungkan mereka, terutama ketika efek yang diinginkan adalah perubahan perilaku. Oleh karena itu, dalam penyampaiannya, komunikator harus mampu menyampaikan pesan sesuai dengan minat komunikator.
  • Penyampaian pesan tersebut tidak hanya pada waktu dan tempat seperti yang disebutkan di atas, tetapi ketika mengidentifikasi sebuah pesan, jenis pesan yang akan disampaikan juga harus ditentukan. Ini dapat berupa pesan informasional, instruksional dan motivasi.
  • Alan H. Monroe, pada akhir tahun 1930-an, mengusulkan lima langkah untuk menciptakan pesan, yang kemudian disebut rangkaian motivasi. Perhatian berarti bahwa pesan harus dirancang dan disampaikan sedemikian rupa sehingga dapat menarik perhatian komunikator.
  • SM Kebutuhan berarti bahwa komunikator berusaha meyakinkan komunikator bahwa pesan yang disampaikan penting baginya.
  • c. Puas (satisfied), dalam hal ini komunikator memberikan bukti bahwa apa yang dikatakan adalah benar.
  • d. Visualisasi Komunikator memberikan bukti yang lebih konkrit sehingga komunikator juga dapat menjadi saksi.
  • Contoh tindakan (action), komunikator mendorong komunikator untuk bertindak positif, yaitu melaksanakan pesan komunikator.

B. Aprocedur

Rumus ini sering disebut sebagai Attention yang merupakan singkatan dari Attention-Action Procedure, artinya ketika melakukan suatu aktivitas, komunikan pertama-tama memulai dengan meningkatkan perhatiannya.

Jika Anda sudah berhasil mendapatkan perhatian mereka, sekarang cobalah untuk membangkitkan minat mereka. Upaya ini dapat berhasil dengan mengungkapkan hal-hal yang mempengaruhi kepentingan komunikator.

Oleh karena itu, komunikator perlu mengetahui dengan siapa mereka berhadapan. Langkah selanjutnya adalah membangkitkan keinginan komunikator untuk mengajak, membujuk, atau merayu mereka.

Di sini, komunikator harus menunjukkan ketertarikan emosional agar langkah selanjutnya dapat mengambil keputusan untuk melakukan aktivitas seperti yang diharapkan.

Bagaimana pesan disampaikan mempengaruhi efektivitas proses komunikasi. Komunikasi yang baik membuat komunikasi mudah diterima dan dipahami.

C. Konteks Komunikasi Hamba dan Kejujuran Pekerja

Berdasarkan penelitian Robert Allen, karakteristik komunikasi berikut berlaku ketika memberikan layanan kepada semua pengguna layanan dalam suatu organisasi.

Lebih sering terjadi dalam komunikasi langsung atau tatap muka. Hal ini dikarenakan komunikasi melalui media digital seringkali menghalangi komunikasi non-verbal.

Contoh Ini Adalah Bentuk Komunikasi Bukan Menyalahkan Tamu

  • Tidak ada yang gagal berkomunikasi. Itu hanya umpan balik untuk meningkatkan kualitas layanan komunikasi organisasi.
  • Menurut pesan Muhammad Hatta, “Kecerdasan tidak dapat ditingkatkan dengan penelitian; ketidakmampuan dapat diatasi dengan pengalaman.
  • Tapi ketidakjujuran sulit untuk dibenarkan.” Landasan sikap kita adalah rasa syukur. Dengan hidup dengan rasa syukur, kami yakin dapat melayani orang dengan sepenuh hati.
  • Kami berkomunikasi dengan pemangku kepentingan kami dalam berbagai cara. Kami akan menggunakan tanggapan dari pemangku kepentingan kami untuk meningkatkan layanan kami di masa depan.
  • Hati yang bersyukur tentu menjaga kesetiaan yang baik. Keadaan kita saat ini adalah yang terbaik, dan kita memiliki peluang yang lebih baik lagi dengan mencontoh orang-orang hebat yang membela integritas.

Nah itulah yang dapat kami sampaikan mengenai bisnis yang paling menjanjikan di tahun 2022. Jika anda masih kurang puas jawabannya, bisa menemukan di dalam website cirebonshare.com.

Terimakasih selamat mencoba di pembahasan selanjutnya!

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.