Spoiler One Piece Chapter 1060 Mimpi Luffy
Spoiler One Piece Chapter 1060 Mimpi Luffy

Spoiler One Piece Chapter 1060 Mimpi Luffy

Diposting pada

Cirebonshare.com – Pada pembahasan kali ini kami akan memberikan informasi mengenai. Spoiler One Piece Chapter 1060 Mimpi Luffy. One Piece 1060 di buka dengan memperlihatkan Luffy yang berguling-guling di lantai kapal sambil berteriak itu 100% hoax. Rupanya ia sedang mendengarkan informasi yang ada di koran terbaru yang sedang dibacakan oleh Nico Robin.

Dalm koran yang di bacakan oleh Noco robin tersebut disebutkan, Sabo membunuh Raja Cobra. menurut Luffy hal semacam itu mustahil. Robin juga setuju dengan Luffy. Menurut robin, pasukan revolusi selalu menyasar para Celestial Dragon bukan para Raja.

Baca Juga : Spoiler One Piece 1060 Im Sama Memiliki Kemiripan Dengan Vivi

Setelah Robin mengatakan hal itu, ada foto Sabo, Raja Cobra dan Vivi yang di sertai dengan penjelasan dari sang narato yang menyebutkan, pasukan Revolusi mendeklarasikan perang melawan Celestial dragon.

Lalu di jelaskan Nefertari Vivi menghilang tanpa jejak. Luffy yang ingin mengkomfirmasi kebenaran berita tersebut ingin segera putar balik kapal ke Alabasta. Namun Zoro mencegah dengan mengatakan di koran tertulis kalau Raja Cobra sudah tewas, maka kembali ke Alabasta tidak akan mengubah apaun.

Vivi juga menghilang dan terakhir terlihat berada di Mariejoa. Tanpa fiir panjang Luffy ingin pergi ke sana. Karibo yang berbentuk Liquid dan berada di dalam gentong plus diikat rantai seastone semakin menyimak obrolan kru topi jerami.

Menanggapi ke inginan Luffy yang terkesan emosional, Zoro mulai terpancing emosinya. Sambil mengacungkan pedangnnya yang dari tadi ia bersihkan, Zoro berkata jika masuk ke Marijoa yang merupakan wilayah steril maka sama saja mereka ingin mengajak ribut markas besar Angkatan Laut. Luffy tentu tidak peduli dengan hal itu. Zoro meminta Luffy menenangkan emosinya.

Baca Juga : Nonton One Piece Chapter 1060 Full Video

Sementar itu di samping mereka berdua terlihat sanji tengah menangis menghawatirkan keselamatan Vivi. Chopper juga terlihat menangis karena teringat akan kebaikan Raja Cobra. nami dan Usopp terlihat juga sangat syok mendengar kabar tersebut. Sedangkan Jinbe, Frangky dan Brook yang dulu tidak sempat terlibat dalam Alabasta melihat kejadian itu dalam prespektif yang lain.

Zoro tetap meminta Luffy untuk tidak turun tangan. Kehebohan Luffy malah semakin jadi namun kali ini mendapat dukungan dari Chopper Nami dan Sanji. Karena sanji sudah ikut mulai ikut campur maka pertarungan Klasik dengan Zoro tidak bisa terhindar lagi.

Nico Robin lanjut menceritakan tentang informasi lain, salah satunya pemburuan Shicibukai dan mengenai Buggy. Luffy lalu menceritakan tentang janji dan mimpi yang pernah diikarkan saat masih kecil dulu. Saat mendengar mimpi Luffy seluruh kru terlihat langsung terperanjat, tetapi ekpresi mereka semua bergam. Jinbe terlihat bingung, tidak paham dengan apa yang di katakan begitu juga Nami dan Usopp.

Luffy juga berbagi bagai mana mimpi ini hanya mungkin ketika dia menjadi Raja Bajak Laut.

Sementara Brook dan Frangki terlihat sangat kagum dengan mimpi Luffy. Beda bagi Sanji yang meminta Chopper untuk memeriksa teringat kesehatan mental Luffy. Usop si manusia pesimis benar-benar menganggap kalau orang normal pasti tidak akan ada yang punya mimpi seperti Luffy. sementara itu, Luffy sendiri terlihat bingung. Dia pikir seharusnya sudah pernah menceritakan mimpinya itu kepada nakamanya namun ternyata belum sama sekali.

Baca Juga : Berikut ini Ciri Ciri Teks Berita yang Perlu Anda Ketahui!

Chapter ini juga kembali memperlihatkan Sabo. Namun di ujung cerita nasibnya kembali digantung karena mendapat serangan yang begitu dahsyat.