CIREBON – Memasuki H-6 Hari Raya Idul Fitri, arus mudik Pantura Cirebon mulai menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Gelombang ribuan pemudik, yang mayoritas menggunakan sepeda motor, mulai mengalir deras melintasi jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat menuju berbagai kota di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Berdasarkan pantauan langsung lalu lintas di Jalan Brigjen Darsono, tepatnya di kawasan Simpang Empat Kanggraksan, Kota Cirebon, pada Minggu (15/3/2026) pukul 12.30 WIB, iring-iringan pemudik roda dua tampak mendominasi jalanan arteri tersebut.
Ciri Khas Pemudik Motor di Jalur Pantura
Pemandangan khas mudik Lebaran terlihat jelas dari barang bawaan para pengendara. Mayoritas pemudik motor membawa tas ransel berukuran besar, koper, hingga kardus-kardus berisi buah tangan atau oleh-oleh. Barang-barang tersebut diikat kuat di bagian belakang jok atau diletakkan di dek depan motor agar perjalanan tetap seimbang dan aman.
Meskipun melintas di tengah cuaca siang hari yang cukup terik, antusiasme masyarakat untuk merayakan momen Lebaran bersama keluarga di kampung halaman tidak surut. Kondisi lalu lintas di Simpang Empat Kanggraksan saat ini terpantau padat merayap, namun pergerakan kendaraan masih terus mengalir tanpa terjadi kemacetan total.
Imbauan Keselamatan untuk Arus Mudik Pantura Cirebon
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, pihak kepolisian dan petugas gabungan setempat telah bersiaga penuh di sejumlah titik rawan kemacetan. Kehadiran petugas di persimpangan Kanggraksan sangat krusial untuk mengatur rekayasa lalu lintas dan memastikan kelancaran perjalanan para pemudik tahun ini.
Lebih lanjut, petugas mengimbau agar para pemudik yang menggunakan sepeda motor selalu mengutamakan keselamatan jiwa. Mengingat jarak tempuh yang cukup jauh, berikut adalah beberapa tips aman melintasi jalur Pantura:
- Beristirahatlah di posko mudik atau rest area terdekat setiap 3 hingga 4 jam sekali.
- Pastikan kondisi mesin dan ban kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.
- Selalu patuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Diperkirakan, volume kendaraan pada arus mudik Pantura Cirebon ini akan terus merangkak naik setiap harinya. Puncak kepadatan arus lalu lintas diprediksi baru akan terjadi pada H-3 hingga H-2 menjelang Lebaran mendatang.






