Beban PJU Cirebon Tembus Rp36 Miliar, DPRD Targetkan Meterisasi Tuntas 2026
Beban pembayaran listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Cirebon mencapai angka Rp36 miliar per tahun. Besarnya biaya tersebut menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Cirebon.
Hal ini terungkap dalam rapat kerja Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon bersama Dinas Perhubungan, yang digelar pada Selasa (3/3/2026).
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Anton Maulana ST MM menilai angka tersebut cukup besar dan berpotensi terus membebani keuangan daerah jika tidak segera ditangani.
DPRD Dorong Percepatan Meterisasi PJU Cirebon
Anton menjelaskan, salah satu langkah yang perlu segera dilakukan adalah percepatan meterisasi PJU Cirebon di seluruh titik penerangan jalan.
Menurutnya, pemasangan meteran listrik akan membuat penggunaan listrik menjadi lebih terkontrol dan efisien.
“Harus ada langkah konkret yang didorong, yakni percepatan meterisasi seluruh titik PJU agar penggunaan listrik lebih terkontrol dan efisien,” ujar Anton.
Saat ini, masih terdapat 1.186 titik PJU di Kabupaten Cirebon yang belum menggunakan meteran listrik. Titik-titik tersebut masih menggunakan sistem lama berupa abonemen atau jam nyala.
Meterisasi Dinilai Tekan Pemborosan Listrik
Dengan sistem meterisasi, konsumsi listrik dapat diukur secara lebih akurat sehingga pembayaran tagihan juga menjadi lebih tepat.
Anton menilai sistem lama berpotensi menyebabkan pemborosan karena penggunaan listrik tidak terukur secara pasti.
“Dengan meterisasi, konsumsi listrik bisa terukur secara pasti. Pembayaran menjadi lebih akurat dan potensi pemborosan dapat ditekan,” jelasnya.
Target Meterisasi PJU Rampung Tahun 2026
DPRD Kabupaten Cirebon menargetkan seluruh meterisasi PJU dapat selesai pada tahun 2026. Target ini dianggap realistis apabila didukung dengan perencanaan anggaran serta pelaksanaan program yang konsisten.
Jika program tersebut berjalan sesuai rencana, beban pembayaran listrik PJU diperkirakan dapat menurun secara signifikan pada tahun 2027.
Penghematan Bisa Dialihkan ke Program Prioritas
Anton menambahkan, penghematan dari biaya listrik PJU nantinya dapat dialihkan untuk berbagai kebutuhan pembangunan daerah.
Beberapa di antaranya seperti pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta pembiayaan program prioritas pemerintah daerah.
Langkah percepatan meterisasi ini diharapkan menjadi titik balik dalam pengelolaan Penerangan Jalan Umum di Kabupaten Cirebon, sehingga penerangan jalan tetap optimal tanpa memberikan beban berlebih pada kas daerah.






