Beranda / Insiden / Pria Asal Plered Meninggal Mendadak Saat Tambal Ban

Pria Asal Plered Meninggal Mendadak Saat Tambal Ban

Warga di sekitar Jalan Patratean, Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, digegerkan oleh peristiwa meninggalnya seorang pria secara mendadak, Rabu (17/12/2025). Korban diketahui berinisial HMY (46), warga Desa Gamel, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon.

Peristiwa tersebut terjadi di depan sebuah usaha tambal ban yang berada di pinggir jalan. Menurut keterangan saksi di lokasi, korban sempat mengeluhkan kondisi ban sepeda motornya yang sering bocor sebelum akhirnya berhenti di kios tambal ban tersebut.

Korban Tiba-tiba Terjatuh dan Tidak Sadarkan Diri

Reza, pemilik usaha tambal ban di lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa korban baru saja turun dari sepeda motornya dan menyandarkan kendaraan tersebut. Namun, belum sempat dilakukan penambalan, korban tiba-tiba terjatuh.

“Baru sebentar turun dari motor, tiba-tiba korban terjatuh dan tidak sadarkan diri,” ujar Reza.

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar langsung memberikan pertolongan awal dan segera menghubungi layanan darurat kesehatan 119 agar korban mendapatkan penanganan medis secepat mungkin.

Petugas Medis Nyatakan Korban Meninggal Dunia

Petugas medis 119 yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban. Namun, setelah dilakukan pengecekan, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polres Cirebon Kota bersama Polsek Selatan Timur (Seltim) langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

Polisi Lakukan Olah TKP dan Identifikasi

Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta identifikasi oleh Tim Inafis Satreskrim Polres Cirebon Kota. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSD Gunung Jati Cirebon.

Kapolsek Selatan Timur (Seltim) AKP Juntar Hutasoit, didampingi Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M Aris Hermanto, menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi.

“Dari keterangan istri korban, almarhum memang memiliki riwayat tekanan darah tinggi. Namun selama ini masih beraktivitas seperti biasa,” jelas AKP Juntar.

Imbauan Polisi untuk Warga

AKP Juntar juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan, terutama saat beraktivitas di jalan raya.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri berkendara apabila sedang merasa kurang sehat atau sakit, demi mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.


Kesimpulan

Peristiwa pria meninggal mendadak di Jalan Patratean Kota Cirebon ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan, khususnya bagi pengendara sepeda motor. Respons cepat warga, petugas medis, dan kepolisian memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur, meski nyawa korban tidak dapat diselamatkan.