Beranda / Insiden / Kebakaran Laboratorium Komputer SMPN 1 Gempol

Kebakaran Laboratorium Komputer SMPN 1 Gempol

Kebakaran Laboratorium Komputer SMPN 1 Gempol Jelang Lebaran

Kebakaran terjadi di ruang laboratorium komputer SMP Negeri 1 Gempol, Kabupaten Cirebon, pada Kamis pagi, 19 Maret 2026. Peristiwa ini terjadi menjelang perayaan Lebaran dan diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik.

Menurut laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon, kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Laporan pertama diterima petugas pada pukul 10.12 WIB dari anggota Polsek Gempol.

Respons Cepat Petugas dan Warga Sekolah

Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu 2 Damkar Sektor Palimanan langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 10.15 WIB dan tiba sekitar pukul 10.31 WIB. Saat petugas tiba, api utama ternyata sudah berhasil dipadamkan oleh anggota Polsek Gempol bersama guru dan penjaga sekolah menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Namun, petugas masih menemukan bara api di bagian atap yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Oleh karena itu, proses pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa api.

Proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 11.04 WIB, sementara pendinginan berakhir sekitar pukul 11.44 WIB.

Penyebab Kebakaran Diduga Korsleting Listrik

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kebakaran laboratorium komputer SMPN 1 Gempol diduga berasal dari korsleting listrik pada kipas angin dinding. Api kemudian merambat ke plafon dan menyebar ke berbagai perangkat di dalam ruangan.

Akibat kejadian ini, sebanyak 10 unit komputer dilaporkan hangus terbakar. Selain itu, satu unit kipas angin dinding dan bagian plafon ruangan juga mengalami kerusakan.

Dampak Kebakaran dan Luas Area Terdampak

Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 72 meter persegi dari total luas bangunan sekitar 16.500 meter persegi. Meski demikian, sebagian besar area sekolah berhasil diselamatkan, yakni sekitar 16.428 meter persegi tidak terdampak.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa kebakaran ini. Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Kendala di Lapangan dan Imbauan Damkar

Dalam proses penanganan, petugas sempat mengalami kendala berupa akses jalan yang sempit menuju lokasi kejadian. Hal ini sedikit memperlambat mobilisasi armada pemadam kebakaran.

Meski begitu, kolaborasi antara pihak kepolisian, sekolah, dan tim Damkar dinilai berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain.

DPKP Kabupaten Cirebon mengimbau masyarakat, khususnya institusi pendidikan, untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik. Pemeriksaan rutin instalasi listrik sangat penting guna mencegah kebakaran serupa di masa mendatang.

Setelah situasi dinyatakan aman, seluruh personel dan armada kembali ke pos masing-masing untuk melanjutkan kesiapsiagaan.

Tag: