Cuaca Ekstrem di Cirebon: Puting Beliung Robohkan Puluhan Pohon di Desa Grogol
CIREBON – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Cirebon. Angin puting beliung di Cirebon menerjang Blok Jenawi Kidul, Desa Grogol, Kecamatan Gunung Jati, pada Rabu (11/3/2026) sore. Peristiwa ini menyebabkan puluhan pohon tumbang serta merusak bangunan tempat produksi kerang milik warga.
Kejadian tersebut bermula sekitar pukul 14.00 WIB saat hujan turun disertai angin kencang. Warga setempat mengaku sempat mendengar suara gemuruh angin yang datang bersamaan dengan turunnya hujan.
Pada awalnya, hembusan angin masih tergolong normal dan belum menimbulkan kerusakan di lingkungan permukiman warga.
Angin Semakin Kencang Sekitar Pukul 15.10 WIB
Situasi mulai berubah sekitar pukul 15.10 WIB ketika angin tiba-tiba bertiup jauh lebih kencang. Dalam waktu singkat, angin tersebut menerbangkan atap bangunan yang digunakan sebagai tempat produksi kerang milik warga.
Material atap yang terlepas sempat beterbangan terbawa angin sebelum akhirnya jatuh di sekitar lokasi.
Selain merusak bangunan, puting beliung di Cirebon juga menyebabkan sejumlah pohon di sekitar permukiman warga tumbang.
Beberapa jenis pohon yang roboh di antaranya:
Pohon kapuk
Pohon mangga
Pohon pisang
Akibatnya, beberapa titik jalan lingkungan sempat tertutup batang pohon yang tumbang sehingga akses kendaraan tidak dapat melintas.
Warga Gotong Royong Bersihkan Pohon Tumbang
Mengetahui kejadian tersebut, warga langsung bergerak cepat melakukan gotong royong. Mereka bersama-sama menyingkirkan batang pohon yang menutup jalan serta mengamankan material bangunan yang terdampak angin kencang.
Salah satu warga setempat, Anto, mengatakan angin kencang sebenarnya bukan hal baru bagi masyarakat di wilayah tersebut, terutama saat memasuki masa peralihan musim hujan menuju musim kemarau.
Namun menurutnya, kejadian pada Rabu sore itu termasuk yang paling besar dibandingkan peristiwa sebelumnya.
“Angin seperti ini sebenarnya sering terjadi menjelang akhir musim hujan, tapi yang kemarin itu paling besar. Banyak pohon sampai tumbang,” ujar Anto.
Tidak Ada Korban Jiwa
Beruntung, dalam peristiwa cuaca ekstrem di Cirebon tersebut tidak ada korban jiwa. Meski demikian, warga diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang yang masih bisa terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Hingga Rabu sore, warga masih melakukan pembersihan di sejumlah titik yang terdampak pohon tumbang agar akses jalan kembali normal dan lingkungan permukiman kembali aman.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap berhati-hati saat terjadi hujan disertai angin kencang, terutama pada masa peralihan musim yang sering memicu cuaca ekstrem.






