Beranda / Pemerintahan / Vina Asal Cirebon Korban TPPO Akhirnya Dipulangkan dari China

Vina Asal Cirebon Korban TPPO Akhirnya Dipulangkan dari China

Pemerintah berhasil memulangkan Vina, perempuan asal Kabupaten Cirebon yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di China.
Proses penjemputan dilakukan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat, 6 Maret 2026, dengan melibatkan berbagai instansi pemerintah.
Kasus Vina Cirebon korban TPPO sebelumnya sempat menjadi perhatian publik setelah video pengakuannya viral di media sosial.


Penjemputan Melibatkan Sejumlah Instansi
Pemulangan Vina melibatkan beberapa lembaga, di antaranya:
Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon
DP2AKB Provinsi Jawa Barat
Polda Jawa Barat
Tim gabungan menjemput korban sekitar pukul 13.55 WIB di Bandara Soekarno-Hatta. Dalam proses tersebut, pihak keluarga juga turut hadir untuk memberikan dukungan kepada Vina setelah kembali ke Indonesia.


Kasus Viral Setelah Video Permintaan Bantuan Beredar
Kasus ini mencuat setelah video pengakuan Vina beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, ia mengaku mengalami kondisi sulit dan diduga menjadi korban perdagangan orang saat berada di China.
Dalam rekaman tersebut, Vina juga memohon bantuan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar dirinya dapat dipulangkan ke tanah air.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Cirebon segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta sejumlah pihak terkait untuk memastikan keselamatan korban sekaligus mempercepat proses pemulangannya.


Dugaan Modus Perekrutan Korban
Berdasarkan informasi awal, modus yang diduga digunakan oleh pelaku adalah dengan mendatangi korban dan keluarganya secara langsung.
Setelah terjadi kesepakatan tertentu, korban kemudian diberangkatkan ke luar negeri. Namun dalam perjalanannya, korban diduga mengalami situasi yang mengarah pada praktik perdagangan orang.
Kasus Vina Cirebon korban TPPO ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan ke luar negeri yang tidak jelas.


Korban Jalani Pemulihan dan Pendampingan
Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, menjelaskan bahwa setelah tiba di Indonesia, Vina langsung mendapatkan perlindungan dari pemerintah.
“Setelah tiba di Indonesia, Vina langsung dibawa ke rumah aman untuk menjalani pemulihan psikologis serta pemeriksaan kesehatan oleh tim dari DP2AKB Provinsi Jawa Barat,” ujar Indra.
Selain pemeriksaan kesehatan, korban juga akan menjalani pendampingan psikologis untuk membantu memulihkan kondisi mental setelah mengalami pengalaman yang berat.
Langkah tersebut merupakan bagian dari prosedur perlindungan korban TPPO yang dilakukan oleh pemerintah bersama lembaga terkait.


Polda Jabar Lanjutkan Penyelidikan Kasus
Di sisi lain, Polda Jawa Barat akan melanjutkan proses hukum guna mengusut dugaan tindak pidana perdagangan orang yang menimpa Vina.
Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut serta mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang.
Pemerintah berharap proses pemulihan korban berjalan dengan baik sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus perekrutan kerja ke luar negeri yang tidak jelas.

Tag: