Bocah 10 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Sumbermas Indramayu
Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun berinisial DA ditemukan meninggal dunia setelah dua hari dilaporkan hilang di Sungai Sumbermas, Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur. Korban ditemukan dalam kondisi mengambang pada Senin (26/1/2026) pagi, tidak jauh dari lokasi awal korban diduga tenggelam.
Penemuan jenazah bocah tersebut mengakhiri pencarian panjang yang dilakukan oleh petugas gabungan bersama warga setempat sejak korban dinyatakan hilang pada Sabtu sore.
Jenazah Ditemukan Mengambang di Pinggir Sungai
Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, menjelaskan bahwa jenazah korban ditemukan sekitar pukul 08.20 WIB oleh warga yang hendak menuju empang di kawasan Blok Babadan Kandang Sapi, Desa Ilir.
“Warga melihat tubuh korban mengambang di pinggir Sungai Sumbermas, lalu segera melaporkan ke aparat desa. Kami langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar Asep.
Jenazah korban ditemukan dalam kondisi utuh dan masih mengenakan pakaian terakhir yang dikenakan saat dinyatakan hilang.
Korban Hilang Sejak Sabtu Sore
Berdasarkan keterangan saksi, korban DA dilaporkan hilang sejak Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Sebelum kejadian, korban diketahui bermain di sekitar rumahnya yang berlokasi tidak jauh dari aliran Sungai Sumbermas.
Pada hari kejadian, korban sempat beberapa kali pulang ke rumah untuk makan, termasuk makan bersama ayahnya pada sore hari. Namun meski hari mulai gelap, korban kembali keluar rumah untuk bermain.
Sempat Diperingatkan Agar Menjauh dari Sungai
AKP Asep Suryana menambahkan, korban terakhir kali terlihat berada di sekitar sungai sambil membawa umbul-umbul. Bahkan, seorang pekerja proyek bendungan yang berada di lokasi sempat memperingatkan korban agar tidak bermain di dekat aliran sungai.
“Korban sempat diperingatkan karena kondisi sungai cukup berbahaya. Namun setelah itu korban tidak terlihat kembali,” jelasnya.
Sejak saat itu, korban tidak pulang ke rumah hingga akhirnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Pencarian Melibatkan Petugas Gabungan dan Warga
Upaya pencarian dilakukan secara intensif oleh Satpolairud Polres Indramayu, TNI, Polri, aparat desa, serta warga sekitar. Proses pencarian menyusuri aliran Sungai Sumbermas hingga ke empang-empang di sekitarnya.
Namun hingga Minggu (25/1/2026), korban belum ditemukan. Barulah pada hari kedua pencarian, jenazah korban ditemukan mengambang di pinggir sungai.
Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan pada Tubuh Korban
Setelah dievakuasi, jenazah korban diperiksa oleh tim gabungan yang terdiri dari petugas kesehatan puskesmas setempat serta Tim Inafis Satreskrim Polres Indramayu.
“Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Asep.
Pihak keluarga memastikan bahwa jenazah tersebut adalah DA dan memutuskan menolak dilakukan otopsi.
Jenazah Diserahkan ke Keluarga
Usai pemeriksaan, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat. Suasana duka menyelimuti keluarga dan warga sekitar yang turut mengantarkan korban ke peristirahatan terakhir.
Imbauan Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak
Peristiwa bocah tenggelam di Sungai Sumbermas Indramayu ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama yang tinggal di dekat sungai, empang, atau perairan terbuka lainnya.
Pengawasan yang ketat diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang kembali di kemudian hari.










