Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kunjungi DPRD Kota Cirebon
28 Juni 2025 04:08
CIREBON – Suasana penuh khidmat dan kehangatan menyelimuti Gedung Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon pada Sabtu, 28 Juni 2025, saat Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan resmi ke kota budaya yang sarat sejarah ini.
Kehadiran Gubernur Dedi Mulyadi disambut langsung oleh seluruh anggota Dewan Kota Cirebon beserta jajaran pemerintahan daerah. Dalam momen yang spesial ini, turut hadir pula tokoh nasional, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), yang menambah kekhidmatan dan makna dari pertemuan lintas kepemimpinan tersebut.
Pertemuan Strategis dan Penuh Kehangatan
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, namun juga menjadi wadah penting untuk berdiskusi dan memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis pada potensi lokal.
Dalam sambutannya, Kang Dedi Mulyadi menekankan pentingnya dialog terbuka antara pemimpin daerah dan wakil rakyat. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun Cirebon sebagai kota warisan budaya yang modern, maju, dan sejahtera.
“Kota Cirebon ini adalah mutiara sejarah di Jawa Barat. Tapi tidak cukup dengan hanya menjaga sejarah, kita harus berani melangkah ke masa depan dengan inovasi dan kerja kolaboratif,” ujar Dedi Mulyadi di hadapan para anggota dewan dan tamu undangan.
Ia juga menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari komitmennya sebagai Gubernur Jawa Barat dalam menyapa dan mendengar langsung aspirasi dari berbagai kota dan kabupaten, termasuk Cirebon yang memiliki posisi strategis sebagai pusat peradaban dan ekonomi di pesisir utara Jawa.
Kehadiran Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman Jadi Sorotan
Yang tak kalah menarik dari pertemuan ini adalah hadirnya sosok Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman, mantan KSAD yang selama ini dikenal sebagai tokoh militer yang dekat dengan masyarakat. Kehadiran beliau memberikan suasana lebih hangat dan penuh makna, karena turut mempererat relasi antara elemen militer, pemerintahan sipil, dan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Dudung memberikan pesan singkat yang penuh makna.
“Pembangunan tidak akan bisa berjalan dengan baik jika tidak ada rasa cinta terhadap tanah air. Kota Cirebon adalah bagian penting dari wajah Indonesia yang harus terus kita jaga dan kembangkan bersama,” ungkapnya.
Kehadiran Dudung juga menandai upaya kolaboratif lintas sektor dalam menjaga ketahanan dan kemajuan daerah, di mana militer, pemerintah, dan rakyat dapat bersinergi membangun negeri.
Komitmen Membangun Cirebon dari Akar
Dalam sesi diskusi, beberapa anggota DPRD Kota Cirebon turut menyampaikan aspirasi dan harapan mereka kepada Gubernur Jawa Barat. Isu-isu seperti penataan kawasan heritage, infrastruktur jalan, pemberdayaan UMKM, hingga dukungan terhadap pendidikan dan budaya lokal menjadi topik yang banyak dibicarakan.
Kang Dedi dengan penuh perhatian menanggapi setiap masukan yang diberikan. Ia berjanji akan mengawal langsung program-program yang selaras dengan visi provinsi, sekaligus menjamin keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan.
“Saya percaya, kekuatan pembangunan itu bukan dari atas, tapi dari bawah. Dari desa, dari kelurahan, dari kecamatan. Cirebon harus dibangun dari akar dengan karakter khasnya,” tambah Dedi Mulyadi.
Momen Foto Bersama dan Dialog Terbuka
Usai sambutan dan dialog resmi, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara Gubernur, anggota dewan, jajaran OPD, serta Jenderal Dudung. Tak sedikit yang memanfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi lebih santai dengan Kang Dedi yang memang dikenal sebagai sosok pemimpin yang ramah dan komunikatif.
Warga sekitar Gedung DPRD pun tampak antusias menyambut kedatangan orang nomor satu di Jawa Barat ini. Beberapa bahkan sempat berinteraksi langsung, menyampaikan harapan mereka tentang masa depan Cirebon yang lebih baik.
Kesimpulan: Cirebon Menuju Masa Depan Bersama Pemimpin yang Dekat dengan Rakyat
Kunjungan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ke DPRD Kota Cirebon pada 28 Juni 2025 menjadi bukti nyata bahwa komunikasi yang baik antara pemimpin provinsi dan pemerintah kota adalah fondasi penting untuk mewujudkan pembangunan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Ditambah dengan kehadiran tokoh nasional seperti Jenderal Dudung Abdurachman, acara ini membawa semangat baru, menguatkan kolaborasi, serta mempererat persatuan lintas sektor di tengah tantangan pembangunan zaman.
Cirebon bukan hanya kota sejarah, tapi juga kota masa depan. Dan dengan kolaborasi yang solid, masa depan itu bisa lebih cepat terwujud.