CIREBON – Seorang remaja berinisial RJ (21) diduga nekat membakar rumah orang tuanya di Desa Gimbang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, setelah permintaannya untuk dibelikan sepeda motor ditolak. Insiden ini menyebabkan kerugian besar dan memicu kepanikan di lingkungan sekitar.
Saksi mata, Riki (25 tahun), mengatakan, kepulan asap terlihat di rumah RJ sekitar pukul 10.30 WIB. “Kami langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu petugas pemadam,” ungkap Riki kepada wartawan.
Kabid Pemadaman Kebakaran, Penyelamatan, dan Evakuasi Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 10.34 WIB. Unit Damkar dari Weru dan Palimanan segera dikerahkan ke lokasi.
“Kami tiba dan langsung memadamkan api yang sudah membesar,” ujar Eno. Api akhirnya berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam.
Dari hasil penyelidikan awal, api diduga berasal dari kamar pelaku. “Titik api muncul dari kamar. Namun, kami masih menyelidiki benda yang terbakar,” tambah Eno.
Kapolsek Depok, AKP Afandi, membenarkan bahwa kebakaran itu disengaja oleh RJ. Menurut Afandi, RJ merasa sakit hati karena orang tuanya tidak memenuhi permintaan untuk membeli sepeda motor.
Dalam kondisi emosi, RJ membakar kasur busa di kamarnya menggunakan korek api.
“Pelaku sudah kami amankan untuk proses lebih lanjut,” tuturnya.***










