Polemik Pembongkaran Jembatan Kali Sukalila di Cirebon
Pembongkaran Jembatan Kali Sukalila di Cirebon menjadi sorotan publik dan memicu polemik di tengah masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Effendi Edo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Cirebon pada Rabu, 22 April 2026.
Wali Kota Cirebon Sampaikan Permohonan Maaf
Dalam pernyataannya, Effendi Edo mengakui bahwa kebijakan pembongkaran jembatan tersebut telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak diambil secara tergesa-gesa, melainkan melalui proses panjang yang melibatkan berbagai pertimbangan teknis.
Masukan dari tokoh budaya dan berbagai pihak juga menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan tersebut.
Koordinasi dengan PT KAI Sebelum Pembongkaran
Sebelum pembongkaran dilakukan, Pemerintah Kota Cirebon telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia, khususnya Daop 3 Cirebon.
Pihak KAI memastikan bahwa langkah pembongkaran dilakukan sesuai prosedur serta berdasarkan kajian teknis yang mendalam.
Fakta Teknis: Jembatan Sudah Rusak Parah
Vice President Daop 3 Cirebon, Sigit Winarto, mengungkapkan bahwa kondisi jembatan baja peninggalan era Belanda tersebut sudah mengalami kerusakan serius akibat korosi.
Berdasarkan hasil inspeksi bersama, kekuatan struktur jembatan diperkirakan hanya tersisa sekitar 30 persen.
Kondisi ini dinilai berbahaya jika tetap dipertahankan.
Risiko Lingkungan Jadi Pertimbangan
Selain faktor teknis, posisi jembatan yang rendah juga menjadi penyebab penumpukan sampah.
Hal ini berpotensi menghambat aliran sungai dan meningkatkan risiko banjir serta pendangkalan.
Karena itu, pembongkaran dinilai sebagai langkah preventif untuk menjaga kelancaran aliran air.
Material Jembatan Diamankan
Menanggapi kekhawatiran terkait nilai sejarah, pihak PT Kereta Api Indonesia memastikan seluruh material hasil pembongkaran telah diamankan di Stasiun Cirebon.
Pihak terkait juga membuka kesempatan bagi masyarakat atau instansi untuk melakukan verifikasi langsung terhadap kondisi material tersebut.
Kesimpulan
Pembongkaran Jembatan Kali Sukalila di Cirebon dilakukan bukan tanpa alasan. Faktor keamanan, kondisi struktur yang rusak, serta risiko lingkungan menjadi pertimbangan utama.
Meski menuai polemik, pemerintah dan KAI menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi keselamatan dan kepentingan masyarakat luas.






