Beranda / Insiden / Geger! Remaja di Cirebon Panjat Tower BTS, Ini Penyebab nya

Geger! Remaja di Cirebon Panjat Tower BTS, Ini Penyebab nya

Geger Remaja Panjat Tower BTS di Cirebon

Warga Cirebon digegerkan oleh aksi seorang remaja yang memanjat tower BTS di Blok Tedo, Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Remaja berusia 16 tahun berinisial BM tersebut nekat naik ke atas tower hingga menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi.


Warga dan Aparat Lakukan Upaya Penyelamatan

Setelah menerima laporan, aparat desa langsung bergerak cepat. Kuwu Desa Pegagan, Deni Harman, bersama warga lainnya berupaya membujuk remaja tersebut agar turun.

Bahkan, proses evakuasi dilakukan dengan cara naik ke tower untuk mendekati korban dan melakukan komunikasi secara langsung.

“Alhamdulillah anaknya mau turun setelah dibujuk,” ujar Deni.


Diduga Dipicu Masalah Pribadi

Menurut keterangan pihak desa, aksi nekat tersebut diduga dipicu oleh kondisi emosional remaja yang sedang mengalami kegalauan.

BM disebut memiliki keinginan untuk kembali bersekolah sekaligus bekerja demi membantu orang tuanya.

Meski sempat dikhawatirkan sebagai upaya bunuh diri, pihak desa memastikan tidak ada indikasi kuat ke arah tersebut.

“Lebih ke mencari ketenangan saja, bukan ingin bunuh diri,” jelasnya.


Remaja Diamankan dan Diberi Pendampingan

Setelah berhasil diturunkan, BM langsung dibawa ke Kantor Desa Pegagan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Di sana, ia menyampaikan berbagai keluh kesah serta beban hidup yang dirasakannya selama ini.


Pentingnya Kepedulian terhadap Kesehatan Mental Remaja

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap kondisi mental remaja. Dukungan dari keluarga, lingkungan, dan pemerintah sangat dibutuhkan agar mereka tidak mengambil langkah berisiko.


Kesimpulan

Aksi remaja panjat tower BTS di Cirebon ini bukan sekadar kejadian nekat, tetapi juga cerminan adanya tekanan emosional yang perlu diperhatikan. Pendekatan yang tepat dan dukungan lingkungan menjadi kunci dalam mencegah kejadian serupa.

Tag: