Pohon Mahoni Tumbang di Kuningan Akibat Cuaca Ekstrem
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kuningan disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon mahoni raksasa tumbang di Desa Bojong, Kecamatan Cilimus. Peristiwa ini mengakibatkan dua bangunan warung rusak parah dan satu unit mobil ringsek tertimpa batang pohon.
Kejadian tersebut berlangsung secara tiba-tiba saat hujan lebat melanda wilayah Kuningan. Tidak ada tanda-tanda sebelumnya sebelum pohon besar itu roboh ke arah bangunan dan kendaraan yang berada di sekitarnya.
Warung dan Mobil Rusak Tertimpa Pohon
Pohon mahoni yang tumbang diketahui berada tepat di depan warung sate milik Santoso. Akibat kejadian tersebut, dua warung warga mengalami kerusakan cukup serius.
Selain bangunan warung, satu unit mobil Suzuki Escudo tahun 1996 milik Santoso juga ikut tertimpa pohon dan mengalami kerusakan berat pada bagian bodi. Kondisi ini membuat warga sekitar panik dan segera melaporkan kejadian kepada petugas.
Damkar dan Tim Gabungan Turun ke Lokasi
Melihat situasi yang membahayakan, pelapor segera menghubungi Call Center UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Kuningan. Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah, membenarkan adanya laporan tersebut.
Menurut Andri, setelah menerima laporan, pihaknya langsung mengerahkan lima personel ke lokasi kejadian. Pohon mahoni yang tumbang memiliki ukuran besar dengan tinggi sekitar 20 meter dan diameter pangkal sekitar 150 sentimeter.
Proses evakuasi melibatkan tim gabungan dari UPT Damkar Kuningan, BPBD, Polsek Cilimus, Koramil Cilimus, pihak Kecamatan Cilimus, pemerintah desa, serta warga sekitar.
Evakuasi Berlangsung Hingga Empat Jam
Proses penanganan pohon tumbang berlangsung sekitar empat jam. Namun, tidak semua bagian pohon dapat dievakuasi pada malam hari.
Petugas fokus pada material pohon yang menimpa bangunan warung, sementara batang besar yang menekan kendaraan belum dapat ditangani sepenuhnya. Kendala utama adalah ukuran batang pohon yang sangat besar serta kondisi malam hari yang berisiko bagi keselamatan petugas.
Penanganan lanjutan terhadap bagian pohon yang menimpa mobil direncanakan dilakukan keesokan harinya.
Kerugian Materiil dan Dampak Kejadian
Akibat peristiwa ini, kerugian materiil ditaksir cukup besar. Dua bangunan warung yang terdampak masing-masing adalah warung sate kambing milik Pebrina dengan luas sekitar 100 meter persegi dan warung sate ayam milik Santoso seluas 50 meter persegi.
Selain kerusakan bangunan, kendaraan yang tertimpa pohon juga mengalami kerusakan parah.
Imbauan Waspada dari Petugas
Pihak Damkar Kuningan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem seperti hujan deras yang disertai angin kencang.
Warga diminta tidak berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar yang berpotensi tumbang. Jika ditemukan pohon yang rapuh atau membahayakan, masyarakat diharapkan segera melapor atau melakukan pemangkasan sebagai langkah pencegahan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap risiko bencana alam, terutama di musim hujan yang disertai angin kencang.










