Maling Motor Babak Belur di Cirebon Saat Lebaran
Kasus maling motor babak belur di Cirebon terjadi di momen Hari Raya Idulfitri. Dua pria nyaris tewas setelah menjadi sasaran amukan warga di Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Sabtu (21/3/2026).
Peristiwa ini langsung menarik perhatian masyarakat karena terjadi saat suasana Lebaran masih berlangsung.
Kronologi Dugaan Pencurian Motor
Kejadian bermula ketika kedua pria tersebut diduga hendak mencuri sepeda motor milik warga setempat.
Namun, aksi mereka keburu dipergoki oleh warga sekitar. Situasi tersebut langsung memicu kemarahan massa.
Tanpa komando, warga yang berada di lokasi langsung menghakimi kedua terduga pelaku.
Pelaku Dihajar Hingga Babak Belur
Akibat amukan warga, kedua pria itu mengalami luka cukup serius. Bahkan, mereka nyaris kehilangan nyawa akibat aksi main hakim sendiri.
Dalam video yang beredar di media sosial dan grup WhatsApp, terlihat kedua pelaku sudah tidak berdaya dengan kondisi tangan terikat.
Polisi Cepat Amankan Pelaku
Beruntung, aparat kepolisian dari Polsek Mundu segera tiba di lokasi kejadian. Petugas langsung mengamankan kedua pria tersebut dari kerumunan warga.
Setelah diamankan, pelaku segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasus Masih Dalam Penyelidikan
Saat ini, kasus maling motor babak belur di Cirebon tersebut tengah ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Mundu bersama Tim Khusus Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Cirebon Kota.
Pihak kepolisian masih mendalami kronologi lengkap kejadian serta mengumpulkan data terkait identitas pelaku dan korban.
Imbauan Polisi untuk Masyarakat
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri meskipun pelaku tertangkap tangan.
Masyarakat diminta untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang agar penanganan berjalan sesuai aturan.
Waspada Tindak Kejahatan Saat Lebaran
Kasus ini menjadi pengingat bahwa tindak kriminal seperti pencurian kendaraan masih bisa terjadi kapan saja, termasuk saat momen Lebaran.
Masyarakat diharapkan tetap waspada dan meningkatkan keamanan lingkungan demi mencegah kejadian serupa.






