Penemuan Mayat Pria Tergantung di Drajat Cirebon Gegerkan Warga
Warga Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi tergantung di bagian dapur sebuah rumah, Sabtu (14/02/2026) siang.
Peristiwa mayat pria tergantung di Drajat Cirebon ini terjadi di rumah milik Haryanto Ramli dan langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian. Petugas dari Polres Cirebon Kota dan Polsek Kesambi segera mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan.
Bau Busuk dari Rumah Kosong Picu Kecurigaan Warga
Penemuan mayat pria tergantung Drajat Cirebon bermula sekitar pukul 14.00 WIB. Hardjo Parto, keluarga pemilik rumah, mendapat laporan dari Ketua RW 06 bernama Tofan terkait bau busuk menyengat dari dalam rumah.
Hardjo bersama ketua RW, anggota Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta keluarga pemilik rumah kemudian mengecek kondisi bangunan. Saat diperiksa, pintu rumah diketahui tidak terkunci dan teralis jendela depan dalam kondisi rusak.
Di dalam rumah, warga juga menemukan botol minuman keras merek Iceland di atas meja. Temuan ini sempat membuat warga terkejut.
Korban Ditemukan Tergantung di Dapur dengan Kondisi Membusuk
Saat pengecekan dilanjutkan ke bagian belakang rumah, bau busuk semakin menyengat. Warga kemudian dikejutkan dengan sosok mayat pria tanpa identitas dalam kondisi tergantung di dapur dan sudah membusuk.
Temuan mayat pria tergantung Drajat Cirebon tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Warga tidak berani menyentuh atau menurunkan korban karena kondisi jenazah sudah rusak.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Evakuasi Jenazah
Petugas gabungan Polsek Kesambi, Polres Cirebon Kota, serta Tim Inafis Satreskrim tiba di lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Kesambi IPTU Suganda membenarkan adanya penemuan mayat pria dalam kondisi tergantung tersebut. Ia menyebut identitas korban belum diketahui karena kondisi jenazah sudah membusuk.
“Karena kondisi mayat sudah rusak, identitasnya belum diketahui. Kami masih melakukan penyelidikan,” ujarnya di lokasi.
Usai olah TKP, jenazah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Gunung Jati untuk dilakukan otopsi guna memastikan penyebab kematian dan identitas korban.
Polisi Belum Pastikan Gantung Diri atau Pembunuhan
IPTU Suganda menegaskan pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah korban meninggal akibat gantung diri atau tindak pidana.
“Belum bisa disimpulkan apakah gantung diri atau pembunuhan. Semua masih dalam penyelidikan,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyatakan polisi masih mendalami kasus mayat pria tergantung Drajat Cirebon tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait korban agar segera melapor ke Polsek Kesambi atau Polres Cirebon Kota.
Temuan Barang di TKP Jadi Sorotan Warga
Selain kondisi jenazah yang membusuk, warga juga menyoroti temuan botol minuman keras di dalam rumah.
Keberadaan botol miras tersebut menimbulkan berbagai spekulasi di masyarakat. Namun polisi meminta warga tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi keluar.
Kesimpulan
Kasus mayat pria tergantung Drajat Cirebon masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Identitas korban belum diketahui dan penyebab kematian masih menunggu hasil otopsi.
Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait korban segera melapor agar proses identifikasi dan pengungkapan kasus dapat dilakukan secara tuntas.










