Perbaikan Pipa PDAM Cirebon Berlangsung Intensif
Perbaikan pipa PDAM yang bocor di Jalan Pangeran Kejaksan, Kelurahan Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, diperkirakan memakan waktu sekitar satu hari. Kebocoran terjadi pada jaringan pipa distribusi utama yang mengalirkan air bersih ke wilayah Kota Cirebon.
Kebocoran pipa PDAM Cirebon ini menjadi perhatian masyarakat karena berdampak pada gangguan distribusi air di sejumlah wilayah. Petugas Perumda Air Minum Tirta Giri Nata pun langsung melakukan penanganan sejak ditemukannya titik kebocoran.
Estimasi Perbaikan dan Normalisasi Aliran Air
Kepala Bagian Produksi Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, Nedi Trisnadi, menjelaskan bahwa proses perbaikan diperkirakan selesai dalam waktu satu hari.
Menurutnya, tim teknis telah melakukan inspeksi sejak malam hari sebelum pekerjaan dimulai. Setelah perbaikan selesai, proses normalisasi aliran air akan dilakukan secara bertahap.
“Estimasi kita bekerja satu hari. Setelah itu, normalisasi aliran air diperkirakan memakan waktu sekitar satu hari juga,” ujar Nedi.Dengan demikian, masyarakat diharapkan bisa kembali menerima pasokan air bersih secara normal dalam waktu dekat, tergantung kondisi teknis di lapangan.
Pipa Distribusi Utama Berusia Puluhan Tahun
Pipa yang mengalami kebocoran merupakan pipa DCIP utama yang berfungsi sebagai jaringan distribusi air bersih menuju Kota Cirebon.
Menariknya, pipa tersebut dipasang pada era 1980-an melalui bantuan dari Swiss, bukan pipa peninggalan Belanda. Usia pipa yang sudah cukup lama diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kekuatan material.
Penyebab Kebocoran Diduga Tekanan Permukaan Tanah
Terkait penyebab kebocoran, pihak PDAM menduga tekanan permukaan tanah menjadi faktor utama. Tekanan tersebut dapat memengaruhi struktur pipa, sehingga menyebabkan keretakan atau kebocoran.
Sebagai langkah darurat, petugas PDAM mematikan pompa tekanan bawah untuk mencegah kerusakan lebih parah, termasuk risiko terbakarnya mesin pompa.
Langkah Penanganan dan Pengamanan Lokasi
Untuk mempercepat proses perbaikan, petugas PDAM melakukan beberapa langkah teknis, antara lain:
Mematikan aliran air pada jaringan tertentu
Mengalihkan distribusi air ke jalur lain
Menyiapkan logistik dan peralatan teknis
Memasang rambu-rambu pengamanan bersama pihak kepolisian
Langkah ini dilakukan agar proses perbaikan pipa PDAM Cirebon berjalan aman dan efektif tanpa hambatan.
Permohonan Maaf PDAM kepada Masyarakat
Atas gangguan distribusi air yang terjadi, Perumda Air Minum Tirta Giri Nata menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Cirebon.
Pihak PDAM berharap masyarakat dapat memahami situasi darurat ini dan tetap mengikuti informasi resmi terkait perkembangan perbaikan pipa.
Gangguan ini menjadi pengingat pentingnya perawatan jaringan distribusi air bersih agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal di masa mendatang.










