Tragis! Pemuda di Cirebon Tewas Tertabrak Kereta Api, Ditemukan Dokumen Lamaran Kerja
Peristiwa tragis terjadi di jalur rel kereta api wilayah Kota Cirebon. Seorang pemuda berusia 26 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di sekitar pintu perlintasan KA 344 Kutagara, Kamis (2/4/2026).
Kejadian nahas tersebut terjadi tepat di perbatasan Kelurahan Pulasaren dan Jagastru, Kecamatan Pekalipan. Korban diketahui berinisial NR, warga Kampung Cangkol Selatan, Kelurahan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemuda Cirebon tewas tertabrak kereta api diduga saat berada di jalur rel aktif. Warga yang pertama kali menemukan kejadian tersebut langsung melaporkan kepada pihak kepolisian.
Tak lama setelah laporan diterima, petugas dari Polres Cirebon Kota bersama tim Inafis segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan proses identifikasi korban.
Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans layanan 119 dan dibawa ke RSUD Gunung Jati untuk penanganan lebih lanjut.
Petugas keamanan perkeretaapian, Baharudin Yusuf, mengungkapkan bahwa dirinya menerima laporan dari masinis terkait adanya insiden di jalur rel tersebut. Ia kemudian langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan.
“Setibanya di lokasi, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa di jalur rel arah Jawa Tengah,” ujarnya.
Sementara itu, sejumlah warga menduga korban sengaja berjalan di tengah rel sebelum kejadian. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya tas milik korban di sekitar lokasi.
Di dalam tas tersebut terdapat pakaian serta dokumen lamaran pekerjaan. Hal ini memunculkan dugaan bahwa korban mengalami tekanan mental akibat kesulitan mencari pekerjaan.
Meski demikian, penyebab pasti dari peristiwa pemuda Cirebon tewas tertabrak kereta api ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Hingga kini, aparat terus mengumpulkan keterangan untuk mengungkap motif sebenarnya di balik kejadian tragis tersebut.






