Kronologi Kecelakaan Truk di Jembatan Kanggraksan Cirebon
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jembatan Kanggraksan, jalur Pantura Jalan Ahmad Yani, Kota Cirebon, pada Selasa, 3 Februari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB. Sebuah truk bermuatan sekitar 9 ton kacang kedelai terguling saat melintas di atas jembatan.
Diduga kuat, kecelakaan tersebut disebabkan oleh kerusakan teknis pada kendaraan. As roda belakang kanan truk tiba-tiba patah, sehingga kendaraan kehilangan keseimbangan dan oleng ke arah kanan sebelum akhirnya terguling ke median jalan.
Truk dengan nomor polisi E 8767 MG tersebut dikemudikan oleh Chaerul Anwar (47), warga Kampung Kedung Wungu, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.
🚛 Muatan Kedelai Nyaris Tumpah, Sopir Selamat
Saat kejadian, truk diketahui sedang mengangkut kacang kedelai dari sebuah pabrik di kawasan Kampung Pronggol, Kota Cirebon, dengan tujuan pengiriman ke wilayah Plered, Kabupaten Cirebon.
Akibat patahnya as roda, truk terguling di badan jembatan. Beruntung, muatan kedelai tidak sampai tumpah ke jalan dan berhasil diamankan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sopir truk dilaporkan selamat.
🚦 Lalu Lintas Pantura Cirebon Sempat Macet
Meski tidak menimbulkan korban, kecelakaan truk tersebut berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di jalur Pantura. Kepadatan kendaraan terjadi dari arah Kedawung menuju pusat Kota Cirebon.
Petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Cirebon Kota bersama personel Polsek Selatan Timur (Seltim) langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu proses evakuasi truk.
Selain itu, petugas Unit Laka Lantas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab kecelakaan.
👮 Polisi: Kecelakaan Tunggal Akibat Kerusakan Kendaraan
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cirebon Kota, Ipda Rian Marfilianto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan itu merupakan kecelakaan tunggal yang dipicu kerusakan kendaraan.
“Kecelakaan ini merupakan laka tunggal. Dugaan sementara, as roda belakang kanan truk patah saat melintas di jembatan. Tidak ada korban jiwa, namun arus lalu lintas sempat tersendat,” ujar Ipda Rian.
⚠️ Imbauan Polisi untuk Pengemudi Kendaraan Berat
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan berat, untuk selalu melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi kendaraan sebelum beroperasi.
Pemeriksaan komponen vital seperti rem, ban, dan as roda dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, terutama di jalur padat seperti Pantura.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa faktor teknis kendaraan dapat menjadi penyebab utama kecelakaan, sehingga perawatan kendaraan secara berkala tidak boleh diabaikan.
✅ Kesimpulan
Kecelakaan truk bermuatan 9 ton kedelai di Jembatan Kanggraksan Cirebon terjadi akibat patahnya as roda belakang. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini sempat mengganggu arus lalu lintas Pantura. Kejadian ini menegaskan pentingnya pemeriksaan kendaraan secara rutin demi keselamatan di jalan raya.










