Warga Cirebon Syok, Biawak 80 Cm Bersembunyi di Dalam Kamar Rumah
Warga di Gang Tulip, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, dibuat syok setelah menemukan seekor biawak sepanjang 80 sentimeter bersembunyi di dalam kamar rumah, Jumat 15 Mei 2026. Kejadian biawak masuk rumah di Cirebon ini langsung membuat panik penghuni rumah.
Pemilik rumah awalnya hendak mengganti pakaian. Namun, suasana mendadak berubah tegang ketika melihat seekor hewan liar berada di bawah lemari pakaian di dalam kamar.
Karena ketakutan, warga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pos Harjamukti Kota Cirebon agar segera dilakukan evakuasi.
Damkar Harjamukti Evakuasi Biawak di Dalam Kamar
Berdasarkan pantauan di lokasi, proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan. Petugas Damkar harus bekerja di ruangan sempit yang dipenuhi kardus dan tumpukan barang rumah tangga.
Sejumlah barang di sekitar lemari rotan terpaksa dipindahkan terlebih dahulu agar petugas lebih mudah menjangkau lokasi persembunyian biawak tersebut.
Petugas kemudian melakukan penangkapan menggunakan alat penjepit khusus atau grab stick untuk menghindari risiko serangan dari hewan liar tersebut.
Komandan Pleton (Danton) 4 Pos Harjamukti Damkar Kota Cirebon, Adnin Priyandi, mengatakan laporan pertama diterima dari warga yang panik karena ada biawak masuk ke rumahnya.
“Setelah kita cross-check laporan dan langsung menuju lokasi, ternyata biawak tersebut ada di dalam kamar dan bersembunyi di bawah lemari pakaian,” ujar Adnin, Jumat 15 Mei 2026.
Biawak yang Ditemukan Berjenis Varanus Salvator
Menurut Adnin, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati karena posisi biawak berada di area sempit dan sulit dijangkau.
“Proses evakuasi kita menggunakan grab stick. Kita jepit dan kita tarik, kemudian kita masukkan ke container box yang sudah disediakan,” katanya.
Ia menjelaskan, biawak yang ditemukan merupakan biawak air tawar dengan nama latin Varanus salvator. Ukurannya diperkirakan mencapai 80 sentimeter dan masih tergolong anakan.
Adnin juga menceritakan detik-detik pemilik rumah pertama kali melihat biawak tersebut saat hendak mengganti pakaian di kamar.
“Karena kaget, dia nggak sempat ganti pakaian langsung telepon ke kita,” ungkapnya.
Biawak Akan Dilepasliarkan ke Habitat Aslinya
Meski proses evakuasi dilakukan di lokasi yang cukup sulit, petugas memastikan penanganan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Setelah berhasil diamankan, biawak tersebut rencananya akan dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya agar tidak membahayakan warga sekitar.
“Setelah kita tangkap biawak maupun ular, kita lepaskan lagi ke alamnya,” pungkas Adnin.
Kejadian biawak masuk rumah di Cirebon ini menjadi pengingat bagi warga untuk tetap waspada terhadap kemunculan satwa liar, terutama saat musim tertentu atau di lingkungan yang dekat dengan aliran air dan semak belukar.






