Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas masyarakat di berbagai pasar tradisional di Kabupaten Indramayu meningkat tajam. Lonjakan ini berdampak pada tingginya transaksi jual beli sekaligus meningkatkan risiko kejahatan, termasuk peredaran uang palsu di Indramayu.
Aktivitas Pasar Meningkat, Risiko Kejahatan Ikut Naik
Peningkatan jumlah pengunjung di pasar tradisional menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Kondisi ini dinilai rawan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.
Tidak hanya peredaran uang palsu, masyarakat juga diminta mewaspadai tindak kriminal lain seperti pencopetan dan pencurian barang berharga.
Kasus Uang Palsu di Cirebon Jadi Peringatan
Imbauan kewaspadaan ini muncul setelah aparat berhasil mengungkap kasus besar di wilayah tetangga, Kabupaten Cirebon. Polisi membongkar sindikat peredaran uang palsu dengan nilai mencapai Rp12 miliar.
Kasus tersebut terjadi di Kecamatan Gegesik pada 17 Maret 2026, yang lokasinya berbatasan langsung dengan Indramayu. Kedekatan wilayah ini membuat potensi penyebaran uang palsu ke Indramayu semakin tinggi.
Polisi Imbau Masyarakat Lebih Waspada
Pihak kepolisian Indramayu menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat saat berbelanja di tempat ramai, terutama menjelang Lebaran.
Warga diingatkan untuk:
- Menjaga barang bawaan dengan baik
- Tidak lengah saat berada di keramaian
- Selalu waspada terhadap lingkungan sekitar
Kewaspadaan ini penting untuk menghindari menjadi korban kejahatan.
Cara Mendeteksi Uang Palsu
Untuk mencegah kerugian akibat peredaran uang palsu di Indramayu, masyarakat disarankan lebih teliti saat menerima uang. Berikut beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan:
- Periksa tekstur uang (kasar dan tidak licin)
- Perhatikan warna dan detail cetakan
- Cek tanda keaslian seperti watermark dan benang pengaman
- Gunakan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang)
Peran Aktif Masyarakat Sangat Dibutuhkan
Masyarakat juga diminta segera melapor kepada pihak berwajib jika menemukan indikasi peredaran uang palsu. Partisipasi aktif warga sangat penting untuk mencegah penyebaran kejahatan yang lebih luas.
Tetap Aman Bertransaksi Jelang Lebaran
Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi menjelang Lebaran, kewaspadaan menjadi kunci utama. Masyarakat diharapkan tetap berhati-hati agar dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman.
Polisi juga mengingatkan agar warga tidak lengah, terutama saat berada di pusat keramaian seperti pasar tradisional.






