Beranda / Kriminal / Aksi Diduga Pencurian di Pasar Pasalaran Cirebon Viral

Aksi Diduga Pencurian di Pasar Pasalaran Cirebon Viral

Sebuah video dugaan pencurian di Pasar Pasalaran Cirebon viral di media sosial dan memicu perhatian luas masyarakat. Video tersebut memperlihatkan seorang pria yang diduga merupakan oknum petugas keamanan pasar tengah mengambil barang dagangan dari salah satu kios sembako di lantai dasar Pasar Pasalaran, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon.
Peristiwa dalam video itu diketahui terjadi pada Senin malam, 12 Januari 2026, sekitar pukul 21.00 WIB. Aksi tersebut terekam kamera pengawas dan kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial, memunculkan beragam reaksi dari warganet.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Pasar Pasalaran, Siti Nuraeni Hasanah, membenarkan adanya peristiwa dugaan pencurian tersebut. Ia menyebutkan bahwa kasus itu telah diselesaikan secara kekeluargaan di Polsek Weru antara pedagang sebagai korban dan terduga pelaku.
“Peristiwa itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan, dan sudah ada ganti rugi dari terduga pelaku kepada korban,” ujar Siti Nuraeni Hasanah kepada radarcirebon.com, Jumat (16/1/2026).
Ia mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut, terlebih karena terduga pelaku merupakan bagian dari petugas keamanan pasar yang seharusnya menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan pasar. Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak pengelola pasar telah mengambil langkah tegas.
“Yang bersangkutan sudah tidak bertugas lagi di Pasar Pasalaran. Kami langsung mengambil tindakan agar kepercayaan pedagang tetap terjaga,” tegasnya.
Terkait sanksi lanjutan terhadap terduga pelaku, Siti menyebut hal tersebut menjadi kewenangan dinas terkait. Namun, pihak pengelola pasar tidak tinggal diam dan berencana melakukan pembenahan sistem keamanan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Ke depan, pengelola Pasar Pasalaran akan memperketat pengawasan, termasuk menambah kamera CCTV yang dapat dipantau secara langsung melalui ponsel. Selain itu, para pedagang juga telah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengamanan kios masing-masing.
“Sebagian pedagang bahkan sudah memasang CCTV secara mandiri. Ini langkah positif untuk menciptakan pasar yang aman,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Weru Kompol Sudarman juga membenarkan peristiwa tersebut. Ia memastikan bahwa tidak ada proses hukum lanjutan karena korban memilih tidak membuat laporan resmi ke kepolisian.
“Memang benar kejadian itu terjadi, namun sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Korban tidak membuat laporan resmi ke Polsek Weru,” jelas Kompol Sudarman.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengimbau pengelola pasar dan pedagang untuk segera melapor apabila menemukan tindak pidana agar dapat ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya sistem pengamanan yang ketat di pusat aktivitas ekonomi masyarakat seperti pasar tradisional.

Tag: