Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kembali menggelar Festival Talun Ngangeni 2024 dengan kemasan Kirab Karnaval, Pagelaran Seni Budaya, Bazar UMKM, Pagelaran Musik, Talun Bersholawat, Pagelaran Wayang Kulit, aneka lomba dan banyak acara lainnya.
Kegiatan ini digelar selama 2 hari, Sabtu – Minggu 20-21 Juli 2024, dengan titik lokasi Rindu Talun Zona Kuliner dan Alun-alun Sampiran Kecamatan Talun.
Seperti biasa kegiatan Festival Talun Ngangeni 2024 ini menggabungkan unsur kebudayaan, entertainment, exhibition dan event. Hal ini dilakukan untuk memberikan akses pasar bagi masyarakat Kabupaten Cirebon untuk mendapatkan peran dalam geliat ekonomi.
Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Drs. Abraham Muhammad, M.Si mengatakan Kabupaten Cirebon merupakan daerah yang memiliki banyak kekayaan, baik seni maupun budaya. Bahkan memiliki produk kreatif yang begitu khas, serta ditunjang dengan industri pariwisata yang representatif dan semakin inovatif.
Menurutnya, dengan banyaknya seni dan budaya, tentunya menjadi peluang bagi masyarakat untuk berkarya secara kreatif untuk memajukan Kabupaten Cirebon.
“Keadaan ini tentunya menjadi peluang bagi kita semua untuk memajukan Kabupaten Cirebon, khususnya pada sektor budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Abraham kepada About Cirebon saat menghadiri acara Festival Talun Ngangeni 2024, Sabtu (20/7/2024).
Ia mengungkapkan, Festival Talun Ngangeni 2024 ini sekaligus sebagai upaya Pemkab Cirebon untuk menjadikan Kabupaten Cirebon sebagai daerah tujuan wisata melalui identitas seni dan budaya.
“Festival Talun 2024 merupakan sebuah festival budaya yang diselenggarakan bersamaan dengan mempromosikan potensi produk ekonomi kreatif. Kegiatan ini juga dikolaborasikan dengan pertunjukan seni sebagai bentuk pelestarian kesenian daerah sekaligus menjadi daya tarik bagi pengunjung,” ungkapnya.
Abraham menjelaskan, banyak potensi daerah di Kabupaten Cirebon. Oleh karena itu, pihaknya terus menggali potensi masing-masing daerah.
“Seperti di wilayah Talun ini banyak bermunculan kafe dan rumah makan dengan bentuk tradisional dan menyajikan menu-menu khas daerah. Ini perlu didorong agar kunjungan wisata terus meningkat,” jelasnya.
Sementara, Kepala Bidang Promosi dan Ekonomi Kreatif Pariwisata Disbudpar Kabupaten Cirebon, Achmad Bayu Suradilaga, S.Par mengungkapkan, Festival Talun Ngangeni ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar Disbudpar dengan masyarakat Talun. Tahun 2024 ini merupakan yang keempat kalinya digelar dalam memperingati 1 Suro.
Bayu menambahkan, event ini sebagai wadah bagi para pelaku seni berkarya menampilkan kreasi seni budaya, serta pelaku ekonomi kreatif untuk mempublikasikan dan mempromosikan produk terbaiknya setiap tahun untuk kemajuan produk ekonomi kreatif lokal.
“Mudah-mudahan event ini dapat menjadi penggerak untuk pelaksanaan event-event sejenis kedepannya. Karena, Talun ditetapkan memiliki desa wisata terbanyak. Sehingga, akan lebih banyak wisatawan yangbakan datang ke Talun Kabupaten Cirebon,” pungkas Bayu

















