Korban Tenggelam di Kuningan Ditemukan Meninggal, Ini Kronologi Lengkapnya
Peristiwa korban tenggelam di Kuningan akhirnya menemukan titik terang. Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia setelah melakukan pencarian intensif di Sungai Cisanggarung.
Korban diketahui bernama Melis Gojali (26), warga Dusun Nagreg, Desa Galaherang, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan.
Korban Ditemukan 700 Meter dari Lokasi Awal
Tim Rescue dari Pos SAR Cirebon tiba di lokasi sekitar pukul 08.02 WIB pada Kamis, 30 April 2026, dan langsung melakukan asesmen.
Tak lama kemudian, sekitar pukul 08.20 WIB, korban ditemukan sejauh kurang lebih 700 meter dari titik awal tenggelam.
Korban ditemukan pada koordinat 7°02’28.51″S dan 108°36’27.23″E dalam kondisi tidak bernyawa. Proses evakuasi berlangsung cepat dan jenazah berhasil diangkat ke darat pada pukul 08.35 WIB.
Jenazah Dibawa ke Rumah Duka
Setelah proses evakuasi, pihak keluarga melakukan identifikasi dan memastikan bahwa korban adalah Melis Gojali.
Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka pada pukul 08.45 WIB untuk disemayamkan.
Setelah seluruh proses selesai, operasi pencarian resmi ditutup pada pukul 09.20 WIB.
Pernyataan SAR dan Ucapan Belasungkawa
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyampaikan bahwa operasi berjalan lancar berkat kerja sama tim di lapangan.
Ia juga mengungkapkan rasa duka cita mendalam atas kejadian tersebut.
“Kami mengucapkan belasungkawa dan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan yang telah bekerja maksimal,” ujarnya.
Kronologi Korban Tenggelam di Sungai Cisanggarung
Peristiwa tragis ini bermula pada Rabu malam, 29 April 2026 sekitar pukul 19.00 WIB.
Saat itu, korban bersama tiga rekannya tengah mencari ikan di Sungai Cisanggarung. Korban kemudian menyelam untuk melepaskan kail yang tersangkut.
Namun, setelah sekitar 30 menit, korban tidak kembali ke permukaan.
Rekan korban sempat melakukan pencarian, namun tidak berhasil menemukan korban hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Imbauan Waspada Aktivitas di Sungai
Pihak SAR mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area perairan, terutama sungai dengan arus deras.
Kejadian korban tenggelam di Kuningan ini menjadi pengingat penting untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di alam terbuka.





