Kebakaran Genset di Kawasan Industri Indramayu, Diduga Overheat Rugikan Rp800 Juta
Insiden kebakaran genset di Indramayu terjadi di kawasan industri Losarang pada Senin malam (27/4/2026). Peristiwa ini diduga dipicu oleh generator set (genset) yang mengalami panas berlebih hingga menyebabkan korsleting listrik.
Kebakaran tersebut langsung memicu kepanikan karyawan yang berada di lokasi saat api mulai membesar sekitar pukul 21.40 WIB.
Api Cepat Membesar di Area Operasional
Api dengan cepat menjalar dan membakar sejumlah perangkat genset di area operasional perusahaan. Kobaran api yang cukup besar membuat situasi di lokasi sempat tidak terkendali.
Menurut Kepala Bidang Damkar Satpol PP Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah genset yang mengalami overheat akibat penggunaan dalam waktu lama.
“Diduga terjadi korsleting listrik karena genset panas berlebih. Total ada empat unit genset yang terbakar,” jelasnya.
Respons Cepat Damkar ke Lokasi
Laporan kebakaran genset di kawasan industri Indramayu pertama kali diterima dari karyawan perusahaan. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim pemadam segera melakukan koordinasi lintas unit.
Petugas dari Pos Mako Damkar berkoordinasi dengan Unit Damkar Jatibarang untuk mempercepat penanganan. Tim bergerak lima menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi sekitar 30 menit kemudian.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran.
Api Berhasil Dipadamkan dalam Satu Jam
Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar satu jam setelah proses pemadaman dimulai. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Langkah ini penting untuk mencegah potensi kebakaran susulan di area yang sama.
Kerugian Capai Rp800 Juta
Akibat kebakaran genset di kawasan industri Indramayu, empat unit genset, panel listrik, serta mesin pompa mengalami kerusakan parah.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai lebih dari Rp800 juta.
“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian cukup besar,” tambah Jajat Wibisono.
Apresiasi untuk Tim Gabungan
Pihak Damkar juga mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur dalam penanganan kebakaran ini. Dukungan dari TNI, Polri, serta pihak perusahaan dinilai sangat membantu dalam mengendalikan situasi.
Sinergi lintas pihak tersebut menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemadaman dan mencegah dampak yang lebih besar.





