Kebakaran Gunung Jati Cirebon Diduga Akibat Korsleting Listrik
Peristiwa kebakaran Gunung Jati Cirebon terjadi pada Kamis, 26 Maret 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Sebuah rumah yang berlokasi di Blok Grogol RT 04 RW 03, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, dilaporkan ludes terbakar akibat dugaan korsleting listrik.
Kebakaran tersebut mengakibatkan dua orang penghuni rumah mengalami luka bakar serius. Kedua korban diketahui merupakan pasangan suami istri, yakni Kusno Dzatmiko (56) dan Umi Kalsum Puji Astuti (46).
Dua Korban Luka Bakar Dilarikan ke Rumah Sakit
Akibat insiden kebakaran ini, kedua korban langsung dilarikan ke RSD Gunung Jati untuk mendapatkan penanganan medis. Luka bakar yang dialami diduga terjadi saat korban berusaha memadamkan api yang semakin membesar.
Menurut informasi yang dihimpun, api berasal dari percikan korsleting listrik yang terjadi di bagian tengah rumah.
Api Membesar Akibat Bahan Mudah Terbakar
Percikan api dengan cepat menyambar berbagai bahan mudah terbakar yang berada di dalam rumah. Diketahui, penghuni rumah sehari-hari menjual bahan seperti spirtus, tinner, soda api, pertalite, dan terpentin.
Akibatnya, api dengan cepat membesar dan bahkan sempat menimbulkan ledakan yang memperparah kondisi kebakaran.
Proses Pemadaman Kebakaran
Petugas pemadam kebakaran dari Sektor Gunung Jati segera tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. Namun, besarnya api serta risiko penyebaran membuat tim harus meminta bantuan tambahan dari Sektor Weru.
Kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.45 WIB, dan dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga pukul 15.00 WIB.
Kendala Akses Jalan Sempit
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengungkapkan bahwa salah satu kendala dalam penanganan kebakaran adalah akses jalan menuju lokasi yang sempit.
“Penyebab kebakaran diduga dari korsleting listrik. Percikan api mengenai bahan mudah terbakar hingga menimbulkan ledakan dan menyebabkan korban luka bakar,” ujarnya.
Imbauan Waspada Korsleting Listrik
Peristiwa kebakaran Gunung Jati Cirebon ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama di rumah yang menyimpan bahan mudah terbakar.
Pengecekan instalasi listrik secara berkala sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.






