Beranda / Insiden / Nelayan Tenggelam di Cirebon Ditemukan Meninggal

Nelayan Tenggelam di Cirebon Ditemukan Meninggal

Nelayan Tenggelam di Cirebon Ditemukan Meninggal, Begini Kronologi Lengkapnya

Peristiwa nelayan tenggelam di Cirebon berakhir duka setelah korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan.

Kejadian ini terjadi di perairan Muara Tawangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon dan sempat menyita perhatian warga sekitar.

Korban Ditemukan Setelah Pencarian Intensif

Korban diketahui bernama Karjan (42), seorang nelayan asal Desa Tawangsari. Ia ditemukan pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut.

Kapolsek Losari Polresta Cirebon, AKP Sugiono, mengatakan pihaknya langsung melakukan koordinasi setelah korban ditemukan.

“Setelah korban ditemukan, kami langsung berkoordinasi dengan keluarga serta melakukan monitoring di lapangan sebelum proses pemakaman,” ujarnya.

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan pada hari yang sama. Sebelum dimakamkan, korban sempat menjalani pemeriksaan awal oleh tim medis dari Puskesmas Astanalanggar.

Kronologi Nelayan Tenggelam di Muara Tawangsari

Insiden nelayan tenggelam di Cirebon ini bermula pada Senin (23/3/2026). Dua nelayan, yakni Awid (50) dan Karjan (42), berangkat melaut dari Sungai Cisanggarung sekitar pukul 13.00 WIB untuk mencari ikan.

Namun saat tiba di perairan Muara Tawangsari, mesin perahu yang mereka gunakan tiba-tiba mati.

Upaya memperbaiki mesin justru membuat perahu dalam kondisi miring dan tidak stabil. Situasi tersebut memicu kepanikan.

Dalam kondisi darurat, kedua nelayan memutuskan melompat ke laut untuk berenang menuju daratan.

Awid berhasil menyelamatkan diri, sementara Karjan diduga tenggelam dan tidak kembali ke permukaan.

“Perahu tidak tenggelam, namun kondisi miring membuat korban panik hingga akhirnya melompat ke laut,” jelas AKP Sugiono.

Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Proses pencarian nelayan tenggelam di Cirebon melibatkan berbagai unsur, antara lain:

  • Satpolair Polresta Cirebon
  • Personel Polsek Losari
  • TNI AL
  • Basarnas

Kantor SAR Bandung juga langsung merespons laporan dengan mengirimkan tim rescue ke lokasi kejadian.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan.

“Kami segera berkoordinasi dan mengerahkan tim untuk melakukan pencarian korban,” ungkapnya.

Setelah pencarian intensif selama satu hari, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Pentingnya Keselamatan Saat Melaut

Peristiwa nelayan tenggelam di Cirebon ini menjadi pengingat penting bagi para nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut.

Kondisi darurat seperti kerusakan mesin harus diantisipasi dengan perlengkapan keselamatan yang memadai agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan.

Tag: