Aksi pencurian motor di Puskesmas Mandirancan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, berhasil digagalkan berkat kewaspadaan pegawai puskesmas yang memantau kamera pengawas. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 13.20 WIB dan terekam jelas oleh CCTV yang terpasang di area parkir.
Meski terjadi pada siang hari saat aktivitas pelayanan kesehatan masih berlangsung, pelaku tetap nekat melancarkan aksinya. Kondisi halaman parkir yang relatif sepi diduga dimanfaatkan oleh pelaku untuk menjalankan rencana pencurian.
Dua Pelaku Berboncengan Masuki Area Puskesmas
Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat dua orang pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor matic masuk ke halaman Puskesmas Mandirancan melalui gerbang utama. Salah satu pelaku turun lebih dulu untuk mengamati situasi sekitar.
Pelaku tersebut mengenakan helm, jaket hoodie putih, dan membawa tas punggung hitam. Setelah memastikan kondisi dirasa aman, kedua pelaku terlihat sempat bertukar peran.
Pelaku kedua yang mengenakan pakaian lengan panjang berwarna gelap, helm, serta tas punggung hitam, turun dari motor dan langsung mendekati sepeda motor Honda Beat yang terparkir di area puskesmas.
Aksi Pembobolan Kontak Terekam CCTV
Pelaku yang bertindak sebagai eksekutor terlihat mulai membobol kunci kontak sepeda motor korban. Dalam waktu singkat, kontak motor berhasil dirusak dan pelaku bersiap membawa kabur kendaraan tersebut.
Namun, aksi pencurian itu tidak berjalan mulus. Saat pelaku hendak melarikan motor, tiba-tiba terdengar teriakan dari dalam gedung puskesmas.
Korban Berteriak, Pelaku Panik dan Kabur
Teriakan tersebut berasal dari Gina Lisdiani, pegawai bagian pendaftaran Puskesmas Mandirancan yang juga pemilik sepeda motor. Saat kejadian, Gina sedang bekerja di ruang pendaftaran dan duduk di depan komputer.
Di samping komputernya terdapat monitor CCTV yang menampilkan area parkir. Dari pantauan layar itulah Gina mencurigai gerak-gerik dua pria yang berada di dekat motornya.
“Kebetulan di samping komputer ada monitor CCTV. Saya lihat gerak-geriknya mencurigakan, refleks saya langsung keluar dan teriak maling,” ungkap Gina.
Teriakan tersebut membuat kedua pelaku panik dan langsung melarikan diri meninggalkan lokasi tanpa sempat membawa sepeda motor korban.
Pelaku Kabur, Kasus Tak Dilaporkan Polisi
Meski aksi pencurian motor di Kuningan ini berhasil digagalkan, kedua pelaku tidak berhasil diamankan dan melarikan diri. Atas kejadian tersebut, korban memilih tidak melaporkan kejadian ke pihak kepolisian.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pengelola fasilitas publik dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan memaksimalkan fungsi CCTV sebagai alat pemantau keamanan.
Pencurian Motor di Puskesmas Mandirancan Kuningan Digagalkan






