Youtuber asal Amerika Serikat (AS) Davidsbeenhere mengajak penontonnya menjelajahi kuliner khas Cirebon. Konten video berjudul “100 Hours in Cirebon” ia unggah pada Kanal Youtube-nya yang telah memiliki 1,27 Juta Subsciber itu.
Davidsbeenhere atau yang akrab disapa David, menampilkan setiap tempat yang dikunjungi tidak hanya menawarkan cita rasa yang memikat, tetapi juga membawa penonton dalam perjalanan budaya yang kaya dan beragam.
David mengeksplorasi setidaknya lima tempat kuliner khas Cirebon dengan menghadirkan pengalaman unik dan autentik. Dari legitnya botok hingga gurihnya Mie Koclok, David memberikan sorotan mendalam pada kekayaan kuliner yang dimiliki oleh kota yang kaya sejarah ini.
Dan berikut lima tempat kuliner khas Cirebon yang dikunjungi Youtube Davidsbeenhere dalam konten “100 Hours in Cirebon”.
1. Botok Kuliner Khas Cirebon

Tempat pertama yang dikunjungi David sesampainya di Cirebon adalah Pabrik Botok di Trusmi. Pada kesempatan itu, David juga melihat proses pembuatan botok, sebelum ia mencicipi botok untuk pertama kalinya.
Menurut David, botok memiliki aroma pandan yang menggoda dengan tekstur yang lembut. Terdapat beberapa jenis isian botok, salah satunya adalah botok roti yang ia makan. Perpaduan bahan utama dengan santan yang menjadi komponen dalam botok membuat cita rasanya menjadi legit dan gurih.
Datang dan melihat langsung proses pembuatan botok menjadi pengalaman yang luar biasa bagi David. Ia mengatakan melihat bagaimana botok dibuat langsung dengan tangan dan cinta menambah keistimewaan dari botok itu sendiri.
2. Warung Nasi Lengko Dan Sate Kambing H.M. Sadi

David melanjutkan jelajah kulinernya di Cirebon setelah mengunjungi Botok di Trusmi. Ia kemudian menyantap hiadangan Nasi Lengko di Warung Nasi Lengko Dan Sate Kambing H.M. Sadi yang berlokasi di Gang Alas Demang 1, Nomor1, Pekalangan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.
Nasi lengko adalah kuliner khas Cirebon yang terdiri dari nasi putih disajikan dengan tauge, tahu goreng, tempe goreng, serta irisan mentimun dan tomat. Yang membuatnya istimewa adalah kuah kacang kental yang gurih, terbuat dari bumbu rempah dan kacang tanah.
Menurut David, saus kacang atau sambel kacang menjadi kunci dari kelezatan Nasi Lengko. Apalagi disajikan dengan sate kambing menjadi kombinasi cita rasa yang lezat dan memanjakan lidah.
3. Kuliner Khas Cirebon : Kue Tapel Ibu Lena

Tepat di sebelah Warung Nasi Lengko Dan Sate Kambing H.M. Sadi, terdapat kue tapel khas Cirebon yakni Kue Tapel Ibu Lena. Kue Tapel terbuat dari tepung beras dan parutan kelapa, kemudian ditambahkan bahan lainnya seperti ketan, gula merah, dan potongan buah pisang. Kue Tapel memiliki tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam.
David mengatakan rasa kue tapel sangat luar biasa dan ia sangat menyukainya. Ia bahkan berfikir untuk menambahkan es krim vanilla di atasnya.
4. Warung Nasi Jamblang Bu Fitri

Tiba waktu makan malam, David diajak untuk menyantap Nasi Jamblang di Warung Nasi Jamblang Bu Fitri yang berada di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon.
Nasi jamblang adalah kuliner khas Cirebon yang terkenal akan cita rasanya yang lezat dan beragam pilihan lauknya. Hidangan ini terdiri dari nasi yang dibungkus daun jati dan disajikan dengan berbagai macam lauk pauk serta sambal.
David pun memilih beragam lauk diantaranya sate kerang, blekutak, ati, tongkol, ikan asin, dan tidak lupa sambalnya yang khas dibungkus dengan daun pisang.
5. Mie Koclok Ibu Ijah

Makan malam David berlanjut dengan menyantap hidangan Mie Koclok Ibu Ijah di Jalan Lawanggada, Pekalipan, Kec. Pekalipan, Kota Cirebon. Mie koclok adalah hidangan mie khas dari Cirebon yang terkenal dengan kuahnya yang kental.
Mie koclok terbuat dari mie kuning yang direbus dan disajikan dengan kuah yang terbuat dari kaldu ayam yang gurih dan kental, serta dicampur dengan santan untuk memberikan cita rasa yang lezat dan kaya. Di dalamnya juga ditambahkan irisan ayam, tauge, daun bawang, dan bawang goreng untuk memberikan tekstur dan aroma yang lebih kaya.

Itu lah lima tempat kuliner khas Cirebon yang dikunjungi Youtube Davidsbeenhere dalam konten “100 Hours in Cirebon”, Dari sentuhan tradisional di dapur pembuatan botok, pedagang kaki lima hingga warung-warung lokal, Davidsbeenhere menggambarkan Cirebon sebagai destinasi kuliner yang patut dieksplorasi secara menyeluruh.






