Sekolah Lima Hari SD Kota Cirebon Resmi Diterapkan
Kebijakan sekolah lima hari untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kota Cirebon kini resmi diberlakukan. Perubahan ini tidak hanya memengaruhi pola belajar siswa, tetapi juga berdampak pada berbagai program pendukung pendidikan.
Salah satu program yang ikut menyesuaikan adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski terjadi perubahan jadwal, program ini dipastikan tetap berjalan dengan normal.
Program MBG Tetap Berjalan Normal
Kepala SPPG Harjamukti Larangan, Dean Saputra, menegaskan bahwa penerapan sekolah lima hari tidak memberikan dampak signifikan terhadap distribusi makanan bagi siswa.
Menurutnya, pihak penyedia MBG hanya menyesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan oleh masing-masing sekolah.
“Secara umum tidak ada pengaruh signifikan. Kami menyesuaikan dengan alur dari sekolah,” ujarnya.
Distribusi MBG Disesuaikan Jadwal Sekolah
Seiring dengan kebijakan baru ini, distribusi MBG untuk siswa SD kini dilakukan dari Senin hingga Jumat. Tidak ada lagi pengiriman makanan pada hari Sabtu karena kegiatan belajar mengajar juga ditiadakan.
Sementara itu, untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), distribusi makanan bersifat fleksibel. Jika terdapat kegiatan belajar, termasuk di hari Sabtu, maka MBG tetap diberikan. Sebaliknya, jika tidak ada kegiatan, distribusi juga tidak dilakukan.
Menunggu Surat Edaran Resmi
Meski kebijakan sekolah lima hari sudah berjalan, pihak SPPG masih menunggu surat edaran resmi sebagai dasar operasional yang lebih kuat.
Hal ini diperlukan untuk memastikan seluruh mekanisme distribusi berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kami masih menunggu surat edaran resmi dan arahan lanjutan dari koordinator wilayah,” jelas Dean.
Distribusi Dibagi Dua Sesi
Dalam pelaksanaannya, distribusi MBG dilakukan dalam dua sesi untuk menjaga kualitas makanan tetap optimal.
- Sesi pertama: untuk siswa SD sekitar pukul 09.00 WIB
- Sesi kedua: untuk siswa SMP sekitar pukul 11.30 WIB
Sistem ini didukung dengan dua kali proses memasak setiap hari agar makanan tetap segar saat diterima siswa.
Kualitas Makanan Jadi Prioritas
Penyesuaian waktu pengiriman menjadi salah satu kunci dalam menjaga kualitas makanan. Pihak dapur memastikan makanan dikirim mendekati waktu istirahat siswa agar tetap hangat dan layak konsumsi.
Koordinasi dengan pihak sekolah juga terus dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar tanpa mengganggu proses belajar mengajar.
Langkah Adaptif Dukung Kesehatan Siswa
Dengan berbagai penyesuaian tersebut, program MBG diharapkan tetap optimal dalam mendukung kesehatan serta konsentrasi belajar siswa.
Kebijakan sekolah lima hari SD Kota Cirebon menjadi langkah adaptif yang diiringi dengan penyesuaian layanan agar tetap maksimal bagi peserta didik.






