Beranda / Sosial / Pertumbuhan Ekonomi Majalengka, Meningkat, Tingkat Kemiskinan Turun

Pertumbuhan Ekonomi Majalengka, Meningkat, Tingkat Kemiskinan Turun

Pertumbuhan Ekonomi Majalengka 2025 Tunjukkan Tren Positif

Kinerja pembangunan Kabupaten Majalengka sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hal ini disampaikan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, dalam rapat paripurna DPRD.

Dalam laporan tersebut, berbagai indikator makro mengalami peningkatan, terutama pada sektor pertumbuhan ekonomi Majalengka 2025 dan kesejahteraan masyarakat.

Pertumbuhan Ekonomi Majalengka Meningkat Signifikan

Pertumbuhan ekonomi Majalengka pada 2025 tercatat mencapai 6,86 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 6,38 persen. Bahkan, pada triwulan II 2025, pertumbuhan sempat menyentuh angka 9,01 persen.

Capaian ini menjadikan Majalengka sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jawa Barat, sekaligus melampaui rata-rata provinsi yang berada di kisaran 5,32 persen.

Menurut Bupati Eman Suherman, peningkatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat.

Realisasi Anggaran Lampaui Target

Dari sisi keuangan daerah, realisasi pendapatan Kabupaten Majalengka mencapai Rp3,167 triliun atau 101,12 persen dari target. Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga melampaui target dengan capaian Rp721,5 miliar.

Sementara itu, belanja daerah terealisasi sebesar Rp3,039 triliun atau 96,67 persen dari total anggaran Rp3,143 triliun. Anggaran tersebut difokuskan untuk mendukung program prioritas, terutama sektor pelayanan dasar.

IPM Majalengka Tertinggi di Ciayumajakuning

Indikator kesejahteraan masyarakat turut mengalami peningkatan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Majalengka naik dari 71,37 menjadi 72,37 pada 2025.

Capaian ini menjadikan Majalengka sebagai daerah dengan IPM tertinggi di wilayah Ciayumajakuning. Selain itu, angka harapan hidup masyarakat mencapai 75,32 tahun, melampaui target yang ditetapkan.

Tingkat Kemiskinan Majalengka Menurun

Upaya pemerintah dalam menekan angka kemiskinan menunjukkan hasil positif. Sepanjang 2025, jumlah penduduk miskin berkurang sebanyak 5.910 orang.

Dengan demikian, tingkat kemiskinan Majalengka turun menjadi 10,31 persen. Penurunan ini sejalan dengan membaiknya kondisi ekonomi dan meningkatnya akses terhadap program sosial.

Selain itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga menurun menjadi 3,62 persen, yang merupakan angka terendah dalam lima tahun terakhir.

Raih 18 Penghargaan Sepanjang 2025

Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Majalengka berhasil meraih 18 penghargaan dari berbagai lembaga.

Penghargaan tersebut mencakup bidang tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, hingga inovasi daerah. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kualitas kinerja pemerintah daerah.

Optimisme Pembangunan Berkelanjutan

Penyampaian LKPJ ini menjadi bagian dari akuntabilitas pemerintah kepada DPRD sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan pembangunan ke depan.

Dengan capaian positif ini, Pemerintah Kabupaten Majalengka optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi Majalengka 2025 sekaligus terus menurunkan tingkat kemiskinan secara berkelanjutan.

Tag: