Beranda / Insiden / Bengkel Tambal Ban di Cirebon Terbakar, Kerugian Capai Rp55 Juta

Bengkel Tambal Ban di Cirebon Terbakar, Kerugian Capai Rp55 Juta

Bengkel Tambal Ban di Cirebon Dilalap Api

Sebuah bengkel tambal ban motor dan mobil di Cirebon dilaporkan terbakar pada Senin malam, 8 Desember 2025. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Desa Tegalsari, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, dan menyebabkan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp55 juta.

Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada colokan yang kemungkinan terkena air hujan.


Api Membesar Sekitar Pukul 21.30 WIB

Berdasarkan keterangan warga, api pertama kali terlihat sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, kobaran api sudah membesar dari dalam bengkel yang berlokasi di Jalan Raya Tegalwangi No.7.

Seorang pengguna jalan yang melintas langsung melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa setempat, yang kemudian meneruskan laporan ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Weru.


Damkar Bergerak Cepat ke Lokasi

Tim Damkar Sektor Weru menerima laporan kebakaran pada pukul 21.58 WIB. Selang tiga menit kemudian, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 22.05 WIB.

Namun, setibanya di lokasi, petugas mendapati api sudah membesar sehingga membutuhkan bantuan tambahan dari Damkar Sektor Palimanan untuk mempercepat proses pemadaman.


Proses Pemadaman Hingga Tengah Malam

Upaya pemadaman api berlangsung cukup intens dan berhasil dikendalikan pada pukul 22.40 WIB. Selanjutnya, petugas melakukan proses pendinginan hingga pukul 23.05 WIB.

Penanganan keseluruhan kebakaran bengkel tambal ban tersebut dinyatakan selesai pada pukul 23.15 WIB, setelah dipastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran ulang.


Pemilik Bengkel Kaget Saat Diberi Tahu

Pemilik bengkel, Kadisa, warga Desa Kasugengan Lor, mengaku terkejut saat mendapat kabar dari aparat desa mengenai kebakaran tersebut.

Ia menegaskan bahwa bengkel dalam kondisi tertutup dan aman saat ditinggalkan.

“Bengkel sudah tutup sejak magrib dan tidak ada lampu yang menyala,” ujarnya.


Diduga Akibat Colokan Listrik Basah

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran bengkel di Cirebon ini diduga berasal dari colokan listrik yang basah akibat terkena air hujan. Kondisi tersebut memicu korsleting listrik hingga menimbulkan percikan api.

Beruntung, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka.


Daftar Barang yang Hangus Terbakar

Sejumlah peralatan dan material bengkel hangus terbakar dalam peristiwa tersebut, di antaranya:

1 unit bangunan bengkel

2 unit kompresor ukuran sedang

4 dongkrak buaya

2 dongkrak kecil

6 pelek mobil

1 mesin hidrolik

Etalase beserta isinya

8 ban dalam mobil

12 ban dalam motor

Beberapa ban mobil bekas

Box KWH listrik

Total area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 12 meter persegi.


Kerugian Ditaksir Rp55 Juta

Akibat kebakaran tersebut, pemilik bengkel mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp55 juta. Kerugian mencakup bangunan bengkel serta seluruh peralatan dan material yang rusak akibat api.


Sejumlah Unsur Terlibat dalam Penanganan

Dalam proses penanganan kebakaran bengkel tambal ban di Plered ini, sejumlah unsur turut terlibat, antara lain:

Aparat Desa Tegalsari

Polsek Plered

Koramil Weru

Tim Inafis Polresta Cirebon

PLN Plered

Sementara itu, regu pemadam kebakaran yang diterjunkan berasal dari Regu 3 Damkar Sektor Weru dan Regu 3 Damkar Sektor Palimanan.


Imbauan Waspada Bahaya Listrik Saat Musim Hujan

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik, terutama saat musim hujan. Colokan listrik yang basah berpotensi menimbulkan korsleting dan kebakaran.

Pihak terkait mengimbau pemilik usaha maupun rumah tangga untuk rutin memeriksa instalasi listrik demi mencegah kejadian serupa terulang.

Tag: